Apa Kabar Sepakbola di Daerah Selama Covid-19 ?

Apa Kabar Sepakbola di Daerah Selama Covid-19 ?

Apa Kabar Sepakbola di Daerah Selama Covid-19 ?
Ilustrasi papan strategi taktik sepakbola

BOLAHITA, MEDAN - Aktivitas sepakbola nasional saat ini dihentikan. Mulai dari Liga 1 dan Liga 2, keduanya tak lagi bergulir untuk sementara waktu. Sebagai bentuk memutus rantai penyebaran Virus Corona. Lalu bagaimana dengan sepakbola di daerah?

Apa benar-benar berhenti atau masih ada yang tetap menggelar latihan. Berikut beberapa petikan wawancara pelatih beberapa Sekolah Sepak Bola (SSB) di daerah Sumatera Utara.

Frengky Manullang, SSB D'Junior Humbahas.

"Disini bisa dibilang aktivitas sepakbola kami liburkan. Karena sekolah formal juga diliburkan pemerintah. Tapi pun begitu ada juga yang sore bermain sepakbola yang sifatnya olahraga sore saja. Kami tetap menganjurkan kepada para siswa untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah terkait Virus Corona ini. Kalau aktivitas saya selama SSB diliburkan adalah berkebun,"

Heston, SSB Silindung Soccer, Tapanuli Utara.

"Semua kegiatan sepakbola disini Tapanuli Utara (Taput), termasuk SSB Silindung Soccer vakum selama Covid-19. Baik itu turnamen maupun latihan. Kami menunggu informasi dari pemerintah setempat untuk kapan memulai latihan lagi. Namun karena banyak juga orang tua murid keberatan kalau ada latihan. Sebagai pelatih, kami mengintruksikan ke siswa supaya latihan sendiri dirumah,"

Serasi Sitepu, SSB Sumbul Dairi.

"Dalam situasi Covid-19 sekarang ini, latihan sepakbola di daerah Sumbul Pegagan Kabupaten Dairi diberhentikan untuk semetara waktu. Termasuk SSB kami liburkan juga. Meskipun diliburkan, tetap saja ada anak didik kami masih bermain sepakbola setiap sorenya. Kami sudah memberikan intruksi dari awal kepada seluruh anak didik SSB Sumbul Pegagan agar latihan ringan di rumah.

Amin, SSB PML Laguboti, Toba Samosir.

"Latihan SSB kami tetap berjalan dan sempat juga kami hentikan. Ya karena permintaan anak didik dengan alasan sudah bosan di rumah saja. Akhirnya kita mulai latihan namun dengan mengurangi jadwalnya dan jam latihannya. Sekarang hanya 1 kali dalam seminggu. Sebagai pelatih, kami harus tetap menjaga kebugaran dengan latihan di sore hari. Kami sendiri memang lebih sering mengikuti event sepakbola ke luar. Akibat minimnya gawean sepakbola disini,"

Sukimin, SSB SKM 24 Football school, Asahan.

"Situasi sepakbola di Asahan saat ini semua aktifitas terhenti. Sesuai instruksi pemerintah daerah melalui Dispora dan Dinas Pendidikan, maka kegiatan latihan SSB SKM 24 dihentikan. Memang masih ada secara pribadi yang tetap bermain bola, sifatnya menjaga kebugaran. Selama libur ini, kami memberikan program latihan mandiri ke siswa melalui pesan whatsapp,"