PS PEMPROVSU dan tim mantan pemain
PSMS Medan bermain sama kuat 1-1 dalam laga amal mengenang almarhum Wibisono, mantan pemain Ayam Kinantan era 1970-an di Stadion Teladan
Medan, Kamis (25/7).
Pertandingan amal yang diprakarsai Sekdaprovsu Nurdin Lubis dan mantan pemain
PSMS Parlin Siagian itu berlangsung seru. PS Pemprovsu selain diperkuat Sekdaprovsu Nurdin Lubis, juga di dukung Anggota DPR RI Asrul Azwar, Sekretaris Disporasu Sakiruddin SE, dan sejumlah pejabat di Pemprovsu lainnya.
Sedangkan tim mantan pemain
PSMS diperkuat Samsuddin, Sugiar (kiper), H Nobon, Sunardi A, Yongky, Sumardi, Sunarto, H Sumantraji SH, Amrustian, Musimin, Edy Syaputra, Adi Sumarno, Yusli, Suwarno, Hamdardi, Syamsir Alamsyah, dan lainnya.
PS Pemprovsu unggul lebih dulu lewat gol manis Asrul Azwar lewat tendangan jarak jauh sekira 30 meter dari gawang mantan
PSMS yang dikawal Samsuddin. Namun gol tersebut langsung dibalas tendangan bebas Julius Raja yang gagal diantisipasi kiper Waluyo. Skor 1-1 pun bertahan hingga babak pertama berakhir.
Pascajeda babak pertama, kedua tim menggelar doa bersama untuk almarhum Wibisono. Dipimpin mantan pemain
PSMS H Amansyah, para pemain khidmat berdoa di pinggir lapangan sebelum kembali melanjutkan laga babak kedua yang gagal melahirkan gol.
Dalam kesempatan jeda babak pertama pula, sumbangan senilai Rp15 juta yang berhasil terkumpul dari laga amal tersebut, langsung diserahkan oleh Sekda Provsu kepada istri almarhum Wibisono, Hj Asma Hasibuan, serta disaksikan tiga anak almarhum.
"Pertandingan amal ini kami gelar secara spontan untuk mengenang mantan pemain
PSMS dan PSSI, Wibisono. Ini sebagai bentuk apresiasi atas jasa-jasa beliau saat mengangkat prestasi sepakbola Sumut, khususnya klub
PSMS Medan," ujar Nurdin.
Rekan Wibisono saat membela PSMS, Parlin Siagian, mengucapkan terima kasih atas kehadiran para mantan pemain dalam memeriahkan laga amal tersebut. Juga kepada Pemprov Sumut, terkhusus kepada Sekda Provsu yang turut menggagas acara.
Istri almarhum Wibisono, Hj Asma Hasibuan, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan para mantan pemain
PSMS dan pihak Pemprovsu. Hj Asma merasa terharu almarhum suaminya tetap dikenang rekan-rekan sesama di
PSMS dulu. (
Bolahita)