Jika Tahun 2020 Tanpa Liga, Pemain PSMS Pasrah
Jika Tahun 2020 Tanpa Liga, Pemain PSMS Pasrah
BOLAHITA, MEDAN - Virus Corona masih belum berakhir. Sehingga belum ada jaminan Liga musim 2020 kembali dilanjutkan atau tidak. Situasi ini membuat seluruh pemain pasrah. Termasuk punggawa PSMS Medan.
Seperti pemain bertahan PSMS Medan, Muhammad Rifqi, mengaku pasrah jika kompetisi sepak bola, termasuk Liga 2 2020, harus dihentikan akibat pandemi virus corona.
"Ya pasti ini akan berdampak pada nasib kami. Apalagi poin lainnya dari surat PSMS itu (penghentian gaji Juli sampai Desember 2020), tentu ini akan berdampak pada kontrak kami karena itu otomatis berhenti juga," kata M Rifqi.
PSSI memang telah memutuskan bahwa setiap klub hanya akan membayar gaji pemainnya sebesar 25% persen dari setiap bulan yang diterima pemain mulai bulan Maret, April, Mei dan Juni.
"Meski masih berat, tapi itu memang sudah enggak ada solusi yang lebih baik lagi, apalagi dalam kondisi seperti ini," ucap M Rifqi.
Maka dari itu, pemain asal Medan ini kembali berharap wabah Covid-19 yang tengah melanda Indonesia ini dapat segera berakhir dan kompetisi dapat kembali bergulir seperti sedia kala.
"Mudah-mudahan Insya Allah wabah ini cepat tuntas, bisa latihan bareng lagi dengan tim dan yang pastinya liga main lagi," pungkasnya.
What's Your Reaction?