Ketum Medan Utama FC : Kecewa dengan Keputusan Wasit

Ketum Medan Utama FC : Kecewa dengan Keputusan Wasit

Nov 13, 2018 - 20:26
 0
Ketum Medan Utama FC : Kecewa dengan Keputusan Wasit
Ahmad Untung Lubis menyebutkan, kekalahan tiga wakil Sumut oleh Solok FC seolah menahbiskan ada faktor non teknis yang sengaja diciptakan untuk menghalangi tim Sumut untuk maju
BOLAHITA.ID, MEDAN - Ketua Umum Medan Utama FC Ahmad Untung Lubis membeberkan kekhawatiran pihaknya jelang laga melawan Solok FC.

Dari awal Ahmad Untung Lubis berharap wasit bisa memimpin pertandingan dengan baik. Namun, wasit malah dinilai menjadi biang kerok dengan kepemimpinannya yang berat sebelah.

”Kami kecewa dengan kinerja wasit. Gol penalty untuk Solok FC tidak layak diberikan karena tangan Refo (Enlarefo Bilvan Liz Siregar) tidak aktif waktu tersentuh bola,” ujarnya didampingi Bendahara Medan United Ari Ridho, usai laga.

Menurutnya, jika wasit memberikan hadiah penalti kepada lawan, hal yang sama harusnya diberikan kepada Medan Utama lantaran kondisi serupa terjadi di kotak penalti Solok FC. “Harusnya Medan Utama dapat hadiah penalti juga karena kejadian serupa terjadi di kotak penalti lawan,” kata dia lagi.

Kepemimpinan wasit yang berat sebelah menjadi pemicu sejumlah pemain Medan Utama berlaku emosional. “Pemain emosi karena terbawa suasana waktu laga tandang menghadapi Solok,” ucapnya.

Ahmad Untung Lubis menyebutkan, kekalahan tiga wakil Sumut oleh Solok FC seolah menahbiskan ada faktor non teknis yang sengaja diciptakan untuk menghalangi tim Sumut untuk maju.

“PSDS, Bhineka, dan sekarang Medan Utama, semuanya kalah sama Solok FC. Awalnya kami masih belum percaya, tapi kami akhirnya membuktikan sendiri pengalaman pahit yang dirasakan dua tim Liga 3 Sumut sebelumnya. Apa karena Solok FC ini punya salah satu EXCO PSSI Pusat?” ucapnya geram.

Senada Asisten Pelatih Medan Utama, Agustiono juga menyebutkan, kinerja wasit menjadi biang kerok kekalahan timnya. Padahal kata dia, tim pelatih sudah mewanti-wanti pemain untuk bermain sabar dan tidak terjebak provokasi lawan. “Sudah ditekankan agar pemain sabar, tapi malah dirusak wasit,” kata dia.

Namun, kendati gagal, Ahmad Untung menegaskan, Medan Utama tetap akan berjalan seperti biasa. “Target babak 32 besar gagal kami raih. Kami tetap mensyukuri hasil ini, paling tidak lebih baik dibanding tahun lalu. Masih ada kompetisi yang akan kami jalani, salah satunya PIala Indonesia.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow