Peparprov Sumut Pecahkan rekor ASEAN
Peparprov Sumut Pecahkan rekor ASEAN
Dari hasil Peparprov memastikan kontingen National Paralympic Committee (NPC) Kota Medan sukses merebut juara umum.
Peparprov tahun ini juga terjadi pemecahan rekor di sejumlah cabor terutama atletik. Atlet asal NPC Tanah Karo, Wahyudi Ginting yang merupakan spesialisasi lempar cakram F13 putra, berhasil memecahkan rekor ASEAN Paragames yang sebelumnya dipegang atlet Thailand.
Begitu juga dengan atlet lempar cakram F13 putri, asal Tanjungbalai Siti Aisyah, juga berhasil pecahkan rekor nasional dengan 28,82 meter. Aisyah sukses memecahkan rekor nasional yang sebelumnya dipegang atlet asal Jawa Barat dengan 25,63 meter.
Peparprov perdana yang dilaksanakan pengurus NPC Sumut mulai 1 hingga 3 Mei ini ditutup secara resmi oleh Kepala dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumut H Baharuddin Siagian SH MSi. Baharuddin mengatakan meski Peparprov baru pertama kali dilaksanakan, namun sudah terjadi pemecahan rekor nasional dan ASEAN Paragames. Menurut Baharuddin Ini salah satu keberhasilan kejuaraan Peparprov terlaksana dalam melahirkan atlet potensial.
“Kita senang sekali atlet yang mengikuti Peparprov tahun ini sangat banyak jumlahnya. Bahkan ada pemecahan rekor nasional atas nama Aisyah dan ASEAN Paragames atas nama Yudi. Ke depan Pak Gubernur Edy Rahmayadi terus mengintruksikan agar prestasi olahraga Sumut bisa lebih baik,†kata Baharuddin.
Baharuddin juga berpesan kepada NPC Sumut untuk terus membina atlet â€" atlet potensial dari hasil Peparprov, yang nantinya bisa mewakili Sumut pada ajang Peparnas 2020 di Papua, bahkan bisa membela Indonesia di ASEAN Paragames 2020 Filipina.
“Dalam keterbatasan mereka saat ini, tentu kita harapkan semangatnya tidak terbatas membela nama daerah dan Indonesia. Kita berharap kepada pengurus NPC dan pemerintah Kabupaten dan kota mendukung dan perhatian kepada mereka. Selama ini pemerintah provinsi sudah memperhatikan. Kita harapkan Peparprov ini bisa terus berlangsung, untuk mendapatkan atlet terbaik di peparnas 2020 dan 2024,†harap Baharuddin.
"Ini diluar prediksi kami karena pada kejuaraan yang kami laksanakan sejak tahun 2016, hanya diikuti 150 peserta. Namun tahun ini diikuti hampir 400 peserta dari 18 pengcab,†ucap Alan.
Alan juga mengaku target Peparprov tahun ini terwujud, terbukti terjadi sejumlah pemecahan rekor nasional maupun ASEAN khususnya di cabor atletik. Mengingat atlet yang turun pada kejuaraan Peparprov atlet non pelatnas. Seperti Yudi mampu pecahkan rekor ASEAN Paragames dengan lemparan cakram 35,50 meter dan memecahkan rekor atlet Thailand sebelumnya 32,65 meter.
“Selain pemecahan rekor, juga banyak yang mendekati limit nasional. Seperti Yudi mampu pecahkan rekor ASEAN Paragames yang dipegang atlet Thailand sejak 2011. Dengan hasil pemecahan rekor ini kita akan rekomendasikan ke pusat, dan atlet terseubt berpeluang promosi ke pelatnas. Ini beanr â€" benar aset bagi Sumut dan Indonesia ke depannya,†kata Alan.
What's Your Reaction?