GAGAL MENANG DI KANDANG, INI KATA PELATIH PSMS MEDAN
Meski sejatinya sempat unggul lewat gol Arif Setiawan pada menit ke-44, tuan rumah PSMS Medan harus puas berbagi poin dengan hasil seri 1-1
BOLAHITA - PSMS Medan gagal meraih kemenangan pada laga kandang pamungkas fase grup barat Pegadaian Championship Musim 2025/2026, melawan Adhyaksa FC, Sabtu malam, 25 April 2026 di Stadion Utama Sumatera.
Meski sejatinya sempat unggul lewat gol Arif Setiawan pada menit ke-44, tuan rumah PSMS Medan harus puas berbagi poin dengan hasil seri 1-1, melalui gol balasan penalti Makan Konate pada menit 74.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Dengan hasil ini, PSMS mengemas 35 poin dan ada di peringkat ke-6 untuk sementara.
Sedangkan Adhyaksa FC turun tahta ke peringkat kedua klasemen dengan poin 48, setelah rivalnya Garudayaksa menang atas Sriwijaya FC, pada hari ini.
Usai pertandingan dalam sesi temu pers, pelatih PSMS Eko Purdjianto yang ditemani pemain belakang Erwin Gutawa justru lega dan bersyukur dengan hasil ini.
"Anak-anak sudah bermain maksimal. Sayangnya, kami tak bisa mempersembahkan kemenangan di momen HUT PSMS. Tapi saya apresiasi perjuangan mereka. Reky Rahayu pasti absen lawan Persiraja nanti, tapi Gunadi tampil cukup memuaskan. Kita evaluasi untuk laga tandang terakhir," kata Eko Purdjianto kepada wartawan.
Setelah ini, PSMS menuntaskan laga terakhir fase grup Pegadaian Championshio musim ini melawan Persiraja di Aceh.
View this post on Instagram
Sementara itu pelatih Adhyaksa, Ade Suhendra, tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. "Babak pertama kami terlalu defensif. Perubahan di babak kedua membuahkan gol, tapi itu tidak cukup. Kami harus menang di laga terakhir lawan Sriwijaya. Jika tidak, playoff sudah di depan mata."
Soal kepemimpinan wasit, Suhendra memilih tutup mulut. "Saya tidak mau menjudge wasit. Saya merasa dirugikan, tapi secara teknis, kami gagal mencuri poin," tegasnya diplomatis.
What's Your Reaction?