BOLAHITA, MEDAN - Launching
PSMS Medan usai mengalahkan PSPS Riau dalam laga eksbisi, Sabtu (17/3/2018) di Stadion Teladan berlangsung amburadul.
Suporter dan fans
PSMS Medan yang masih bertahan di tribun justru mencomooh dan berteriak. Itu akibat mereka tak bisa melihat punggawa
PSMS Medan yang berada di tengah lapangan.
Para media pun terlihat kesal karena tak bisa mendapatkan gambar pemain yang dipanggil satu persatu ke lapangan. Pasalnya suasana stadion justru gelap. Kemudian suporter dan penonton bebas masuk ke lapangan.
Hampir setengah jam berlangsung, launching
PSMS Medan tak seperti kontestan Liga 1 lainnya. Ekspresi kekecewaan dari pemain keluar saat melangkah keluar lapangan.
CEO PSMS, Dody Taher yang diwawancarai saat keluar lapangan mengaku bingung. "Saya juga bingung kenapa begini," ujarnya sambil berlalu.
Direktur Teknik PSMS, Andry Mahyar yang terburu-buru keluar lapangan juga sama. "Jangan tanya saya, manajer yang handle soal launching," kata Andry.
"Kami kecewalah dengan launching ini. Padahal
PSMS di Liga 1, tapi acaranya kek gitu. Enggak jelas konsepnya. Enggak ada meriahnya," ujar Eri Erianto suporter yang hadir di Stadion Teladan.