Menparekraf dan Pj Gubernur Sumut Hadiri Pembukaan Gemes ke-7, Mempererat Hubungan Bilateral dan Multilateral

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Hassanudin, bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menghadiri pembukaan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) ke-7. Acara ini diikuti oleh perwakilan dari Malaysia, Thailand, Singapura, dan India.

May 30, 2024 - 10:05
May 30, 2024 - 10:05
 0
Menparekraf dan Pj Gubernur Sumut Hadiri Pembukaan Gemes ke-7, Mempererat Hubungan Bilateral dan Multilateral

SUMUTJUARA - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Hassanudin, bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menghadiri pembukaan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) ke-7. Acara ini diikuti oleh perwakilan dari Malaysia, Thailand, Singapura, dan India.

Diharapkan kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan bilateral dan multilateral di antara negara-negara peserta.

“Kita berharap tidak sekadar hubungan seni dan budaya, namun semakin mempererat hubungan ekonomi, perdagangan, politik, dan pertahanan,” kata Pj Gubernur Sumut, Hassanudin, pada pembukaan Gemes ke-7 di halaman Istana Maimun, Jalan Brigjend Katamso Nomor 370 Medan, Rabu (29/5) malam.

Menurut Hassanudin, kesamaan etnis dalam bahasa, tradisi, dan seni membentuk ikatan emosional yang erat, meskipun berada di negara yang berbeda. Oleh karena itu, kegiatan Gemes menjadi penting untuk diselenggarakan setiap tahun.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Selain tujuan wisata dan pelestarian budaya, Pj Gubernur juga berharap kegiatan ini dapat mendorong kreativitas dan inovasi baru, baik dalam seni budaya maupun industri kreatif, yang bisa menggerakkan pertumbuhan ekonomi.

“Kita juga berharap Gelar Melayu Serumpun ini tidak hanya memperkenalkan Melayu sebagai etnis asli Kota Medan kepada generasi muda, tetapi juga memberi ruang bagi pelaku industri kreatif untuk saling bertukar pengetahuan, informasi, dan peluang pasar dengan negara-negara peserta,” jelasnya.

Menparekraf, Sandiaga Uno, menyampaikan bahwa Gemes ke-7 tahun 2024 kembali menjadi salah satu event terbaik nusantara, masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) untuk ketiga kalinya.

“Saya apresiasi kepada Pemprov Sumut, Pemko Medan, dan Kesultanan Deli yang menjadi tuan rumah karena kolaborasinya menghadirkan kekayaan budaya Melayu, bukan hanya di Sumut, tetapi di seluruh nusantara. Sehingga berhak mendapatkan penghargaan KEN,” katanya, usai membuka Gemes ke-7 tahun 2024.

Sandiaga juga berharap kegiatan ini bisa menjadi pemicu perkembangan ekonomi pariwisata dan UMKM, membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan.

Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang pakaian dan musik tradisional, tetapi juga mencakup nilai-nilai filosofi kehidupan dari generasi ke generasi.

“Budaya Melayu bukan hanya tentang seni dan budaya, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kolaborasi, saling menghormati, terutama kepada orang tua, dan kebijaksanaan dalam berbicara. Karena itu, Pemko Medan sangat bangga melaksanakan Gelar Melayu Serumpun untuk ke-7 kalinya,” katanya.

Sultan Deli ke-14, Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam, berharap pelaksanaan Gemes dapat terus dilanjutkan karena peran Melayu sebagai perekat dalam bingkai keharmonisan. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah melaksanakan kegiatan ini dan mendoakan agar acara yang berlangsung dari 29 Mei hingga 1 Juni ini membawa keberkahan bagi Kota Medan dan Provinsi Sumut.

Turut hadir dalam acara ini adalah Konjen negara sahabat, Datuk Bandar Majlis Bandaraya Kuantan (MBK) Malaysia, Dato Razihan Bin Adzharudin, Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya, Walikota Binjai, Amir Hamzah, Pj Walikota Tebingtinggi, Muttaqien Hasrimi, dan Ketua Umum PB Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia, OK Saidin.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow