Misi Judo NPC Sumut Ulangi Kesuksesan Peparnas Empat Tahun Lalu
Judo Sumut targetkan maksimal empat emas
MEDAN - Judo menjadi salah satu andalan dari Sumatera Utara untuk mendulang medali emas di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua.
Dan prestasi Judo ini sudah dibuktikan di Peparnas empat tahun lalu dan menjadi acuan untuk memberikan prestasi yang lebih baik.
Pada Peparnas Jawa Barat 2016, cabor para Judo berhasil meraih tiga medali emas dan dua perunggu.
Pelatih Para Judo NPC Sumut, Darwin didampingi Asisten pelatih Riki Ramadhani mengakui jika untuk Peparnas Papua, timnya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.
“Makanya memang untuk tahun ini, tim judo menargetkan meraih tiga hingga empat medali emas. Dan target ini semuanya bukan tanpa alasan, melainkan karena memang melihat kemampuan para atlet yang terus mengalami progres yang baik sejauh ini,” ucap Darwin.
“Untuk atlet lama terdiri atas Herman Halawa dan Junifor, sementara untuk atlet baru ada, Slamat Juanda dan Maria Alam. Tentu saya berharap, baik Herman maupun Junifor bisa berbagi pengalaman kepada atlet baru,” tambahnya.
Atlet judo Sumut pada Peparnas tahun ini diperkuat 6 atlet, yakni Marialam Sihotang (43 kg putri), Marten Tri Putra Purba (66 kg putra), Selamat Juanda (90 kg putra), Herman Halawa (55 kg putra), serta dua atlet elit Junifor Bate E, dan Sahrul Sulaiman.
Menurut Darwin, kekuatan para atlet judo NPC Indonesia merata. Artinya semua daerah berpeluang.
“Makanya kami tidak terlalu pikirkan itu, sehingga akhirnya menjadi beban. Bagi saya dan atlet saat ini bagaimana bisa fokus pada pertandingan, dan meraih hasil maksimal,” katanya.
Darwin mengakui jika ini sebuah kerugian bagi para judo NPC Sumut. Karena ada pengklasifikasian atlet elit dan non elit. Pasalnya, untuk kelas elit, mulai dari kelas kecil hingga besar digabungkan.
“Artinya, judo yang berpeluang bisa mendapatkan emas lebih dari satu untuk kelas elit, tapi karena digabungkan sehingga bisa hanya meraih satu emas. Namun begitupun, kita harus terima karena ini sudah keputusan,” tambahnya.
What's Your Reaction?