MoU Kemenpora dan PSSI untuk Pelatnas dan Penyelenggaraan FIFA U-17

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai penyaluran bantuan pemerintah untuk pelatnas sepakbola U-17 dan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-17 dianggapnya sebagai bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk berkolaborasi dalam membangun prestasi sepakbola nasional.

Sep 12, 2023 - 18:41
Sep 12, 2023 - 18:41
 0
MoU Kemenpora dan PSSI untuk Pelatnas dan Penyelenggaraan FIFA U-17

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan penghargaannya terhadap dukungan besar yang diberikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terhadap perkembangan sepakbola Indonesia.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai penyaluran bantuan pemerintah untuk pelatnas sepakbola U-17 dan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-17 dianggapnya sebagai bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk berkolaborasi dalam membangun prestasi sepakbola nasional.

Erick Thohir mengatakan, "Pertama saya harus mengapresiasi karena pemerintah, baik itu Presiden, Wakil Presiden, dan Menpora kita, hadir untuk dua hal. Membawa Indonesia makin eksis di panggung event olahraga internasional dan mendukung sepakbola kita, para talenta masa depan agar punya tradisi prestasi dunia."

Dukungan pendanaan untuk kedua kegiatan tersebut, yaitu pelaksanaan Piala Dunia FIFA U-17 yang akan dimulai pada 10 November dan pelatnas tim U-17 ke Jerman selama lima minggu, mencapai total sebesar Rp399.530.324.223,-.

Erick Thohir menyatakan keyakinannya bahwa pihaknya siap mempertanggungjawabkan penggunaan dana tersebut secara transparan dan optimis bahwa ini akan berkontribusi pada pencapaian prestasi yang diharapkan.

"Kami berkomitmen untuk transparansi dalam pengelolaan bantuan itu, sekaligus mempersiapkan tim secara maksimal sehingga bisa mencetak prestasi yang diharapkan. Karena yang akan berlaga para pemain muda, setidaknya di pelatnas U-17 merupakan salah satu bagian inti untuk mempersiapkan para pemain masa depan yang tangguh," tambahnya.

Erick Thohir juga menekankan bahwa dalam upaya membangun sepakbola yang lebih berprestasi, kerjasama dengan pemerintah sangat penting.

Meskipun menyadari bahwa dukungan dana sebesar Rp 399,5 miliar merupakan jumlah yang besar, PSSI juga berusaha untuk mandiri dengan meningkatkan komersialisasi sepakbola, termasuk mengembangkan timnas dan turnamen, sehingga bisa menjadi lebih mandiri secara finansial.

"Seperi saat ini, kolaborasi dengan Kemenpora sangat dibutuhkan. Namun kami di PSSI terus berusaha mandiri dengan mengembangkan aspek komersialisasi sehingga ada beberapa event yang kami ikuti, PSSI keluar dana sendiri, seperti AFF lalu dan event lain. Jadi kami tidak mau terus meminta. Kami optimistis sepakbola bisa berkembang, dari prestasi hingga komersialisasi sehingga tidak lagi membebani pemerintah," lanjut Erick.

Menpora Dito Ariotedjo, yang berencana untuk meninjau pelatnas tim U-17 ke Jerman dalam pekan depan, menyatakan bahwa dukungan besar yang diberikan oleh Kemenpora sudah direncanakan sejak Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA U17 untuk menggantikan Peru.

Hal ini diharapkan akan memulihkan kepercayaan Indonesia dalam kancah sepakbola internasional setelah kegagalan di ajang U20 sebelumnya. Dukungan terhadap pelatnas tim juga bertujuan untuk memastikan persiapan yang baik sebagai tuan rumah sehingga dapat meraih prestasi tinggi.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow