Pemain Termahal Timnas Australia Harry Souttar Cedera Parah, Absen Lawan Timnas Indonesia!
Ketiadaan Alessandro Circati dan Harry Souttar di jantung pertahanan Timnas Australia tentunya menguntungkan Timnas Indonesia.
BOLAHITA - Pemain termahal Timnas Australia, Harry Souttar, harus absen hingga akhir musim akibat cedera parah.
Bek bernilai 7 juta euro atau sekitar Rp118 miliar ini dipastikan tidak dapat tampil saat Australia menjamu Indonesia pada matchday ketujuh Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Sydney Football Stadium, Kamis, 20 Maret 2025.
Harry Souttar saat ini berstatus pemain Leicester City, klub Premier League. Namun, pada musim panas 2024, ia dipinjamkan ke Sheffield United, yang bermain di Liga 2 Inggris.
Penampilan Souttar bersama Sheffield United terbilang impresif, dengan catatan 21 laga yang membantu klubnya bertengger di peringkat kedua klasemen sementara dengan 49 poin, hanya terpaut satu poin dari Leeds United di posisi puncak.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Sayangnya, jelang laga pekan ke-24 melawan West Bromwich Albion, Souttar mengalami cedera tendon achilles. Cedera ini terjadi pada tendon yang menghubungkan otot betis ke tumit, yang memerlukan waktu pemulihan cukup lama. Akibatnya, Sheffield United memulangkan Souttar ke Leicester City, mengingat masa peminjamannya dipastikan berakhir lebih cepat karena cedera.
"Terima kasih kepada semua pihak di Sheffield United, klub yang luar biasa dengan orang-orang hebat. Sayangnya, saya harus absen untuk sementara waktu," tulis Harry Souttar melalui akun Instagram-nya, @harry_souttar.
"Saya mendoakan Sheffield United terus meraih hasil terbaik di sisa musim ini," tambahnya.
Cederanya Harry Souttar menambah panjang daftar pemain belakang Australia yang absen. Sebelumnya, Alessandro Circati, bek Parma, sudah lebih dulu menepi akibat cedera ACL sejak September 2024. Circati diperkirakan baru pulih pada awal April 2025, sehingga juga tidak bisa tampil melawan Indonesia.
Absennya dua bek utama ini menjadi kabar baik bagi Timnas Indonesia. Ketiadaan Souttar dan Circati diperkirakan mempermudah lini serang Indonesia yang diperkuat Ole Romeny, Rafael Struick, dan Marselino Ferdinan dalam membongkar pertahanan Socceroos.
What's Your Reaction?