Pemprov Sumut Dorong Kebangkitan Pariwisata Lewat Astindo Travel Exchange (Astex) 2025

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat kebangkitan ekosistem pariwisata melalui kolaborasi lintas sektor, salah satunya lewat penyelenggaraan Astindo Travel Exchange (Astex) 2025.

Nov 3, 2025 - 13:47
Nov 3, 2025 - 13:47
 0
Pemprov Sumut Dorong Kebangkitan Pariwisata Lewat Astindo Travel Exchange (Astex) 2025
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat kebangkitan ekosistem pariwisata melalui kolaborasi lintas sektor, salah satunya lewat penyelenggaraan Astindo Travel Exchange (Astex) 2025.

BOLAHITA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat kebangkitan ekosistem pariwisata melalui kolaborasi lintas sektor, salah satunya lewat penyelenggaraan Astindo Travel Exchange (Astex) 2025.

Acara berskala internasional ini menghadirkan pelaku industri wisata dari 14 negara dan 8 provinsi di Indonesia, menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring promosi pariwisata Sumut di tingkat nasional dan global.

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa sektor pariwisata tidak dapat dibangun secara terpisah, tetapi harus tumbuh melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada Jamuan Makan Tamu Astex 2025, yang digelar oleh DPD Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Minggu (2/11/2025) malam. Sambutan Bobby dibacakan oleh Plh Sekdaprov Sumut, Sulaiman Harahap.

“Ini bukan sekadar pertemuan bisnis, tetapi konvergensi strategis antara promosi, kolaborasi, dan investasi pariwisata. Melalui acara ini, kita mempertemukan para pelaku industri wisata dari dalam dan luar negeri, membangun jembatan kerja sama, serta memperkenalkan keindahan Sumatera Utara kepada dunia,” ujar Bobby.

Astex 2025 merupakan forum pertemuan bisnis (business meeting) yang mempertemukan ratusan pelaku industri perjalanan dari dalam dan luar negeri. Kegiatan ini diharapkan mampu membuka peluang kerja sama baru sekaligus memperkuat citra Sumut sebagai destinasi wisata unggulan.

Menurut Bobby, momentum ini penting untuk meningkatkan transaksi produk dan jasa pariwisata, apalagi Sumut memiliki destinasi berkelas dunia seperti Danau Toba, Bukit Lawang, dan Kepulauan Nias. “Kita patut bersyukur, sektor pariwisata Sumatera Utara menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif,” ujarnya.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumut pada tahun 2024 mencapai 250.413 kunjungan, naik 26,32 persen dari tahun sebelumnya (198.240 kunjungan). Hingga Agustus 2025, jumlah wisatawan telah mencapai 193.758 kunjungan, dengan lima besar wisatawan berasal dari Malaysia, Singapura, Tiongkok, Belanda, dan Jerman.

Bobby menegaskan, kebangkitan sektor pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan, tetapi juga dari dampak ekonominya terhadap masyarakat, termasuk penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan lokal.

“Pariwisata tidak bisa dibangun sendiri. Ia harus tumbuh dari kolaborasi lintas sektor — mulai dari desa wisata, pelaku kreatif, investor, hingga pengrajin dan kuliner lokal,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Astindo Sumut, Tengku Feria Aznita, mengungkapkan bahwa kegiatan Astex 2025 merupakan kelanjutan dari Astindo Travel Fair, yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

“Pada 3 November 2025 akan digelar pertemuan bisnis antara 117 agen perjalanan, dan mulai 4 November para tamu akan mengikuti Fun Trip untuk mengenal langsung destinasi wisata unggulan Sumatera Utara,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam menyukseskan kegiatan ini.

Turut hadir dalam acara tersebut Wasekum DPP Astindo Hanley Budiman, Ketua Astex 2025 Munawan Syahputra, serta para agen perjalanan dari Malaysia, Tiongkok, Filipina, Singapura, dan 10 negara lainnya di kawasan ASEAN, Australia, Eropa, dan Amerika, termasuk perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia.

Gelaran Astex 2025 menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Sumut dalam membangun pariwisata berdaya saing tinggi melalui promosi global, kolaborasi strategis, dan penguatan ekonomi kreatif daerah.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow