Persik Kediri Bantai Arema FC 3-0 di Kanjuruhan, Catat Sejumlah Momen Penting
Fakta Seusai Persik Kediri Jinakkan Arema FC
BOLAHITA - Stadion Kanjuruhan kembali menggelar laga kompetitif resmi untuk pertama kalinya sejak proses renovasi rampung.
Namun, momen bersejarah itu justru menjadi mimpi buruk bagi Arema FC yang dipermalukan oleh Persik Kediri dengan skor telak 0-3, pada laga pekan ke-32 BRI Liga 1 2024/25, Minggu (11/5/2025) sore WIB.
Bertindak sebagai tim tamu, Macan Putih tampil buas dan tak memberi kesempatan bagi Singo Edan untuk meraih hasil manis di depan pendukungnya sendiri.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Gol pertama Persik tercipta di menit ke-25 lewat tandukan Vava Mario Yagalo. Di babak kedua, giliran Ramiro Fergonzi menambah keunggulan tim lewat tembakan kaki kiri keras yang tak mampu dibendung kiper Arema, Lucas Frigeri. Pesta gol ditutup oleh Ze Valente pada menit ke-82, memastikan kemenangan meyakinkan Persik di laga Derbi Jawa Timur ini.
Tiga Catatan Menarik dari Derbi Kanjuruhan
1. Lima Kemenangan Beruntun atas Arema FC
Persik Kediri kian menunjukkan superioritasnya atas Arema FC. Kemenangan ini menjadi yang kelima secara beruntun dalam pertemuan kedua tim.
Sejak Desember 2024, Persik terus mendominasi: menang 1-0, 5-2, dan kini 3-0. Bahkan pada Februari 2023 lalu, Persik juga sukses menundukkan Arema dengan skor 3-2 di tempat yang sama. Rekor ini menandai dominasi Persik dalam Derbi Jatim.
View this post on Instagram
2. Akhiri Puasa Kemenangan
Kemenangan atas Arema menjadi pelepas dahaga bagi Persik yang sebelumnya melewati lima laga tanpa kemenangan. Hasil imbang 3-3 kontra Persebaya di laga sebelumnya menjadi titik balik yang memberi kepercayaan diri Fergonzi dan rekan setim. Momentum ini berhasil dimaksimalkan dengan kemenangan telak di markas lawan.
3. Lini Depan Persik Sedang On Fire
Dalam dua pertandingan terakhir, Persik tampil garang dengan total mencetak enam gol. Lini depan menunjukkan performa tajam, dan Ramiro Fergonzi menjadi bintang utama.
Striker asal Argentina tersebut mencetak tiga gol dalam dua laga terakhir dan kembali membuktikan peran pentingnya di usia 35 tahun.
Kemenangan ini tak hanya mengangkat posisi Persik di klasemen, tetapi juga menegaskan bahwa mereka masih sangat layak diperhitungkan di persaingan Liga 1 musim ini.
What's Your Reaction?