Pretty Sihite : PON 2021 Mau tak Mau Harus Siap Tanpa Penonton

Pretty Sihite : PON 2021 Mau tak Mau Harus Siap Tanpa Penonton

Feb 3, 2021 - 16:57
 0
Pretty Sihite : PON 2021 Mau tak Mau Harus Siap Tanpa Penonton
PON Papua

BOLAHITA, MEDAN - Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) 2021 telah mewanti-wanti jika seluruh pertandingan cabang olahraga harus dilaksanakan tanpa dihadiri penonton.

Hal ini juga untuk antisipasi jika mendekati PON 2020 yang bakal berlangsung di Papua pada 20 Oktober - 4 November, masih tingginya kasus terkonfirmasi Covid -19.

Atlet atletik Sumut Pretty Sihite mengakui kehadiran penonton secara langsung berdampak baik pada mereka untuk menambah semangat bertanding. Begitupun, ini tidak menjadi alasan bagi wanita kelahiran Sibolga ini untuk tidak berprestasi di PON nanti.

“Sebenarnya suporeter itu sangat mendukung ya bang, Cuma keadaan mau tidak mau kita harus ikuti protokol kesehatan. tapi, kita harus komit pada diri sendiri, kita bisa memberikan yang terbaik,” ucap peraih emas PON 2016 ini.

Atlet yang kini juga sedang persiapan menuju SEA Games 2021 ini siap memberikan prestasi terbaik bagi provinsi Sumut, meski dalam kondisi Covid -19.

“Kalau untuk motivasi ya saya sudah dibiayai dari tahun 2017, jadi apapun yang terjadi, saya harus bisa berikan yang terbaik dan medali yang terbaik untuk Sumut,” yakin Pretty.

Dalam masa persiapannya, KONI Pusat sempat mengusulkan agar PON bergulir tanpa penonton belum lama ini. Hal itu tak lepas dari kondisi pandemi virus Corona yang kian meningkat kasusnya.

PB PON XX Papua merespons usulan itu dengan menyiapkan opsi regulasinya. Ketua Harian PB PON, Yunus Wonda mengatakan, sebagai penyelenggara pihaknya tentu sudah siap dengan regulasi tersebut.

"Kami dari penyelenggara tentu siap dengan apapun yang terjadi. Memang tidak bisa dipastikan COVID-19 berakhir. Tapi segala kesiapan PB PON untuk antisipasi tanpa penonton, sudah pernah dilakukan dengan virtual," kata Ketua Harian PB PON, Yunus Wonda.

Opsi menggelar PON Papua tanpa penonton sebelumnya dilontarkan oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman. Dia mengungkapkan bahwa penyelenggaraan PON Papua tanpa penonton bisa menjadi alternatif jika pandemi virus corona tak kunjung menyusut.

“Kita harus mempersiapkan skenario lainnya apabila dalam masanya nanti PON tidak bisa digelar dengan kehadiran penonton,” kata Marciano.

Seperti diketahui, PON 2020 Papua akan berlangsung mulai 20 Oktober sampai 4 November 2021. PON edisi ke XX ini akan mempertandingkan total 37 cabor. 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow