PSSI Konfirmasi Jordi Amat Bersedia Perkuat Timnas Indonesia

Sementara satu pemain lagi, Kevin Diks, belum memberikan jawaban

Nov 27, 2021 - 10:55
 0
PSSI Konfirmasi Jordi Amat Bersedia Perkuat Timnas Indonesia
Jordi Amat saat memperkuat Swansea. (Twitter)

JAKARTA - PSSI mengkonfirmasi bahwa Jordi Amat, pemain berdarah Indonesia telah menyatakan bersedia menjadi bagian Timnas Indonesia. 

Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani. 

Hasani Abdulgani mengonfirmasi bahwa Jordi Amat bersedia untuk memperkuat Timnas Indonesia dan sudah mengirimkan dokumen pendukung untuk membantu proses perubahan kewarganegaraannya.

Sebelum Jordi Amat, ada dua pemain keturunan lainnya, Sandy Walsh dan Mees Hilgers juga diklaim bersedia untuk dinaturalisasi. 

Sementara satu pemain lagi, Kevin Diks, belum memberikan jawaban.

"Betul, satu pemain keturunan sudah konfirmasi. Jordi (Amat) sudah mengirimkan dokumen soal status keturunan. Dia juga sudah mengirim surat pernyataannya,” kata Hasani saat dihubungi wartawan, Jumat (26/11).

Selain itu Hasani menambahkan meski para pemain tersebut sudah setuju untuk dinaturalisasi, namun proses perubahan kewarganegaraan tidak bisa instan. 

Ada beberapa tahapan yang harus dijalani, seperti pemeriksaan dokumen, rekomendasi dari PSSI dan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta persetujuan dari DPR.

Misalnya seperti kasus Marc Klok terulang. Pemain Persib Bandung tersebut gagal memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. 

Itu karena tidak bisa menyerahkan dokumen bukti keturunan dan harus menunggu sampai April 2022 yang bertepatan dengan lima tahun sang pemain menetap di Tanah Air.

"Ini bukan satu pihak, kami baru komunikasikan ke agen mereka, ada tiga oke. Dari situ akan kami lihat pengakuan-pengakuan melalui dokumen, sah atau benar gak dia punya keturunan," ujar Hasani.

"Karena kan mereka sudah pegang paspor negara lain. Jadi, nanti Menpora ajukan ke Presiden. Nanti Presiden yang bisa memutuskan."

"Setelah itu juga harus ada persetujuan dari DPR. Mulai Menpora ke Presiden, dan DPR kan prosesnya ini tak terduga. Tapi harapan kami cepat karena kan untuk bela negara," tuturnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow