MEDAN, BOLAHITA – Kontingen
Sumatera Utara (Sumut) mengusung target peringkat 4 besar pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIV/2015 yang digelar di Aceh pada 14-21 November mendatang.
Pada Pomnas tahun ini,
Sumut berkekuatan 150 orang dari 17 Perguruan tinggi swasta maupun negeri, masing –masing 90 atlet, 19 pelatih dan selebihnya merupakan official.
Sumut mengikuti 9 dari 14 cabang olahraga yang resmi dipertandingkan, yakni Atletik, Bola Voli, catur, futsal, karate, pencak silat, tarung drajat, tenis lapangan dan tenis meja. Sedangkan cabor whusu dan Petanque menjadi laga eksibisi.
“Kita target tentunya seperti capaian Pomnas 2011 di Batam. Posisi 4 besar harus kita ambil kembali. Namun, kami nilai dengan dibuka kran atlet liga dan profesional boleh ikut, saya rasa persaingan akan ketat, terutama atlet-atlet Jawa yang sudah mempersiapkan jauh-jauh hari. Tapi, jika kita bisa menjadi yang terbaik di luar pulau Jawa, saya rasa itu pencapaian yang bagus,” ucap Ketua harian Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Sumut, Budi Sadewa di
Medan, Minggu (8/11/2015).
Sadewa menambahkan cabor yang memiliki peluang menyumbangkan medali bagi
Sumut adalah Karate dan pencak silat. “Kalo saya lihat semua cabor ini telah melakukan persiapan dengan baik. Tapi saya lihat khusus karate memang lebih berkelanjutan latihan mereka karena kemarin baru saja berlaga di Pra PON. Pencak Silat juga demikian. Pengprov sudah menyiapkan atletnya ikut TC dengan atlet Porwil. Saya berharap cabor tarung Drajat untuk memberikan kejutan, karena baru pertama di pertandingkan. Walau cabor tersebut memang andalan tuan rumah,” bebernya.
Pada Pomnas 2015,
Sumut tidak memberangkatkan cabor basket, karena menurut usulan Pengprov Perbasi Sumut, kans meraih medali sangat kecil, karena pesaing khususnya dari pulau Jawa bakal menurunkan skuad utama dari liga Profesional.
“Dengan kondisi yang ada, tentunya kami berterima kasih dukungan masing - masing Pengprov cabang olahraga yang membantu tanpa pamrih melatih atlet selama pelatda. Mudah-mudahan melalui Pomnas, UKM olahraga di kampus tetap hidup dan terus berkembang, “ tambahnya.
Sementara, Cabor Bola voli menjadi kontingen yang berangkat lebih awal pada 10 November, dua hari selanjutnya mereka sudah memainkan babak penyisihan. Sedangkan kontingen terakhir yang tiba ke Aceh adalah atletik pada 18 November karena sejumlah atletnya masih memperkuat
Sumut di Porwil.