Tambi Sibarani Pecahkan Rekor Peparnas 2024, Emas Kedua Beruntun

Bertanding di kelas under 80 kilogram putra, Tambi mencatatkan angkatan terbaik 174 kilogram dari tiga percobaan.

Oct 11, 2024 - 14:49
Oct 11, 2024 - 14:49
 0
Tambi Sibarani Pecahkan Rekor  Peparnas 2024, Emas Kedua Beruntun

BOLAHITA - Lifter Sumatera Utara, Tambi Sibarani, berhasil mempertahankan medali emas di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024 yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah. Prestasi ini mengulang kesuksesannya meraih medali emas pada Peparnas 2021 di Papua.

Bertanding di kelas under 80 kilogram putra, Tambi mencatatkan angkatan terbaik 174 kilogram dari tiga percobaan. Pencapaian ini disambut meriah oleh penonton yang memadati Hotel De Sunan Solo, Jumat (11/10), dan mencatatkan rekor baru di Peparnas.

Angkatan tersebut memecahkan rekor sebelumnya, yang juga atas nama Tambi, dengan angkatan 168 kilogram di Peparnas 2021 Papua. Medali perak diraih oleh lifter Jawa Barat, Tarmizi, dengan angkatan terbaik 173 kilogram, sementara perunggu jatuh kepada Purnama dari Daerah Istimewa Yogyakarta dengan angkatan 137 kilogram.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Perjuangan Tambi tidaklah mudah, karena seminggu sebelum Peparnas ia sempat mengalami cedera ringan. Namun, semangat dan motivasinya yang tinggi membuatnya berhasil meraih angkatan terbaik. "Saya bersyukur kepada Tuhan bisa mempersembahkan medali emas bagi Sumatera Utara. Terima kasih kepada Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting, serta tim pelatih dan rekan-rekan atlet Sumut lainnya yang selalu mendukung saya," ujar Tambi.

Tambi mengaku tidak menyangka bisa memecahkan rekor pribadinya, terutama setelah cedera yang sempat membuatnya berhenti latihan selama beberapa hari untuk pemulihan. "Harus diakui, lawan saya dari Jawa Barat memang sejak awal diprediksi menjadi pesaing kuat saya," tambahnya.

Pelatih angkat berat Sumut, Syafruddin Sinaga, yang didampingi Nirwana Syahputra, menjelaskan bahwa sejak awal Tambi memang diprediksi akan meraih emas, meskipun cedera ringan sempat mengganggu persiapannya.

"Setelah tiba di Solo, kami bersama tim medis Sumut memberikan terapi ringan agar kondisinya membaik. Meskipun masih merasakan sedikit sakit, Tambi tetap berhasil membuktikan kemampuannya dengan meraih medali emas," kata Syafruddin.

Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting, turut mengapresiasi perjuangan Tambi dan lifter Sumut lainnya. Alan optimistis Sumut masih bisa menambah dua emas lagi dari cabang angkat berat. "Kami memiliki peluang besar meraih emas di cabang ini. Masih ada beberapa kelas yang menjadi andalan kami. Semoga mereka bisa memberikan yang terbaik," ujar Alan.

Hingga saat ini, cabang para angkat berat telah menyumbangkan 4 emas dan 2 perak untuk Sumatera Utara. Sumut masih berpeluang menambah medali emas melalui Nurtani di kelas 73 kilogram putri dan Sri Rahayu di kelas 79 kilogram putri.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow