<b>Di partai</b> final Divisi I, Minggu (17/11) besok di Stadion Singaperbangsa, Kwarta tak mau bermain seperti biasanya melawan Persinga Ngawi. M Affan Lubis dkk akan bermain lebih agresif dan bersemangat. Itu karena ingin mendapatkan gelar juara dan mengharumkan nama
Sumatera Utara.<br><br>"Kami cukup antusias dengan tampil di final ini. Anak-anak pun cukup termotivasi ingin melengkapi promosi ke Divisi Utama dengan gelar juara. Mudah-mudahan kita berhasil pulang ke
Sumut dengan predikat sang pemenang," kata Lilik Suheri pelatih Kwarta FC. <br><br>Peluang merealisasikan hasrat tersebut pun cukup lebar. Setelah beberapa pemain pilar absen dalam laga penentu melawan Bintang Jaya lalu, kini sang kapten M Affan Lubis sudah bisa diturunkan. Kembali ke formasi awal, sebuah taktik pun dipersiapkan. <br><br>"Di partai final kami semakin banyak pilihan dan kembali ke kekuatan awal kami. Taktik dan strategi sudah kami tentukan. Apalagi secara mental, pemain sudah siap dengan partai terakhir ini," sambungnya.<br><br>Soal Persinga Ngawi, Kwarta mengaku buta kekuatan lawannya. Tapi dengan lolos ke final merupakan sebuah garansi bahwa tim tersebut juga terbaik. "Jika sudah lolos ke final, sudah pasti tim itu yang tersiap dalam teknis. Mereka bermain dengan stylenya, maka kami juga. Jangan anggap remeh, bermain fight, mudah-mudahan kami bisa," pungkas Lilik.<br>