Target Tiga Medali Emas di PON 2024, Cabor Sepatu Roda Speed Realistis Akui Sulit Tercapai

Kans cabor sepatu roda speed mendapatkan target tiga medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 masih menjadi hal mustahil.

May 21, 2024 - 17:44
May 21, 2024 - 18:17
 0
Target Tiga Medali Emas di PON 2024, Cabor Sepatu Roda Speed Realistis Akui Sulit Tercapai

SUMUTJUARA, MEDAN - Kans cabor sepatu roda speed mendapatkan target tiga medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 masih menjadi hal mustahil. 

Itu karena hingga saat ini cabor sepatu roda speed masih mengalami kendala fasilitas latihan yang kurang memadai. 

Saat ini tim sepatu roda speed melakukan latihan rutin di arena sepatu roda Taman Cadika, Kota Medan. 

Pelatih kepala sepatu roda speed, Panji Prastyo menyampaikan bahwa saat ini mereka sudah memasuki tahap akhir persiapan umum. 

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

"Di mana yang tinggal sisa tiga bulan lagi persiapan, kondisi kita sudah berada di 80 persen," beber Panji. 

Kendati demikian, disampaikannya bahwa sampai saat ini fasilitas latihan yang mereka gunakan belum memadai. 

"Fasilitas, khususnya tempat berlatih memang masih kurang. Kondisi track lapangan yang kita yang kita gunakan latihan sudah mulai pecah dan saat ini sudah mulai kita tambal-tambal," katanya. 

"Kendala kita juga terkait minimnya peralatan latihan. Karena jujur sepatu roda ini butuh banyak roda. Roda ini kita gunakan latihan, dua sampai tiga bulan sudah harus ganti. Roda kita harus selalu fresh," tambahnya. 

Jelang menghadapi PON 2024 mendatang, cabor sepatu roda speed hingga saat ini terus mempersiapkan 14 atletnya yang sedang mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON Sumut. 

"Latihan kita saat ini fokus di fisik, dan teknik sepatu roda. Sementara latihan khusus ada kita lakukan untuk beberapa atlet yang kita terapka. Latihan khusus ini adalah bersifat individu di luar dari jam latihan, karena kita wajib 12 sesi dalam sepekan latihan, tapi ada beberapa yang sampai 14 sesi," ujarnya. 

Lebih lanjut, Panji menyampaikan di bahaa PON yang akan digelar pada 8-20 September 2024 mendatang timnya memiliki target tiga medali emas. 

Namun melihat kondisi persiapan timnya saat ini, Panji merasa pesimis target tersebut bisa terealisasi. 

Kendati begitu, ia berjanji akan tetap berjuang semaksimal mungkin untuk yang terbaik terhadap Sumut. 

"Tapi dengan kondisi seperti ini kurang realistis degan kurangnya support, tapi kita tetap optimistis tiga emas itu. Jika tidak tiga emas, setidaknya tiga medali lah meningkat dari PON Papua yang hanya dua perak," ujarnya. 

Oleh karena itu, dirinya berharap timnya dapat melakukan training center ke Taiwan atau China dalam waktu dekat. Menurutnya, hal ini demi meningkatkan kemampuan atlet sepatu roda speed Sumut. 

"Mana budget yang lebih murah, karena kemungkinan dari KONI untuk atlet prioritas itu akan di TC kan. Kita ada tujuh atlet prioritas, kita harapakan KONI bisa support," ungkap Panji. 

Sementara itu, atlet unggulan sepatu roda speed, Aulia menyampaikan bahwa persiapan mereka berjalan dengan baik. 

"Sejauh ini dan sampai saat ini persiapan alhamdulillah sudah berjalan dan menuju peak performance. Sampai saat ini juga dirasa sudah cukup, karena target-target yang direncanakan pengprov, pengurus semuanya dan pelatih sudah mulai menunjukkan pelampauan dan bukti kalau kita bisa mencapai target," kata Aulia. 

Meski demikian, atlet yang sudah tampil di PON Jawa Barat dan Papua ini mengakui bahwa timnya masih mengalami kendala yang cukup signifikan. 

"Kita butuhkan support, seperti moral, bantuan komponen-komponen lapangan, penunjang kita latihan," ujarnya. 

Tak hanya itu, dirinya juga mengatakan bahwa lapangan yang mereka gunakan untuk latihan saat ini pun belum memenuhi standar. 

"Kalau untuk lapangan memang sudah sempat di penuhi, cuman memang begini lah kondisinya saat ini masih ada perbaikan. Kalau dikata nyaman, belum sampai ditahap nyaman," bebernya. 

Padahal di PON terkahirnya ini, Aulia memiliki target bisa meraih medali. Mengingat di dua PON terakhir ia belum mampu menyumbangkan medali. 

"Targetnya pasti medali, mau medali apapun itu. Kemudian bisa bermain sebaik mungkin dan semaksimal mungkin," pungkasnya. 

Memang saat ini track latihan yang digunakan cabor sepatu roda speed terlihat kurang mendukung. 

Pasalnya ada beberapa lintasan yang terlihat berlubang. Sehingga beberapa kali para atlet harus terjatuh ketika sedang memacu kecepatan sepatu rodanya. 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow