Tragedi Kanjuruhan, Presiden Klub Mundur, Arema FC Terus Berjuang Memulihkan Mental

Dalam bulan ini banyak persoalan sedih yang memayungi Arema FC. Setelah adanya Tragedi Kanjuruhan, terbaru mereka juga harus kehilangan Presiden Klub, Gilang Widya Pramana yang memilih mundur dari sepakbola.

Nov 1, 2022 - 10:17
 0
Tragedi Kanjuruhan, Presiden Klub Mundur, Arema FC Terus Berjuang Memulihkan Mental

MALANG - Dalam bulan ini banyak persoalan sedih yang memayungi Arema FC. Setelah adanya Tragedi Kanjuruhan, terbaru mereka juga harus kehilangan Presiden Klub, Gilang Widya Pramana yang memilih mundur dari sepakbola.

Kondisi ini tengah juga memengaruhi sikis para punggawa Arema FC. Apalagi saat ini, mereka tengah berusaha untuk bisa bangkit, keluar dari memori menyedihkan Tragedi Kanjuruhan.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Komisaris Arema FC, Tatang Dwi Arifianto mengatakan saat ini tidak ada masalah di internal pemain terkait masa depan tim berlogo singa ini. Dia justru menegaskan bahwa kini pemainnya tengah berjuang memulihkan mental untuk kembali berlatih di lapangan dengan materi dari tim pelatih.

Mereka juga dikabarkan mendapat pendampingan secara psikologis oleh tim psikolog guna memulihkan mental pasca tragedi Kanjuruhan.

"Yang harus dilakukan pemain saat ini adalah fokus pada pemulihan mental, karena kita tahu itu tidak mudah dan harus dilakukan bertahap melalui program latihan yang sudah disusun oleh tim pelatih," ungkap Tatang, pada Senin malam (31/10/2022) melalui keterangan tertulisnya yang diterima.

Menjawab isu yang berkembang di masyarakat, Tatang menjelaskan bahwa tidak ada masalah berkaitan hak pemain yang kini terikat kontrak di Arema FC.

"Terkait hal-hal yang berkaitan dengan hak pemain itu sudah menjadi tanggung jawab manajemen," tegasnya.

Manajemen Singo Edan juga akan membentuk tim semacam task force yang beranggotakan kalangan profesional yang memberi rekomendasi revitalisasi struktur di Arema FC juga dalam pengelolaan klubnya agar lebih profesional. 

Sebelumnya diberitakan, Gilang Widya Pramana mengumumkan secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Arema FC. Gilang menjabat sebagai presiden hanya selama 16 bulan setelah dilantik pada 6 Juni 2021 lalu.

Pengunduran diri ini sebagai dampak dari tragedi Kanjuruhan Malang yang membuat 135 nyawa melayang dan membuat 660 orang terkonfirmasi luka-luka. Rinciannya sebanyak 24 orang luka berat, luka sedang 50 orang, dan luka ringan 586 orang. 

Gilang Widya mengakui pasca peristiwa itu dia begitu trauma hebat saat mendengarkan cerita-cerita para keluarga korban yang dikunjungi. Hal itu membuat pria kelahiran Probolinggo ini memutuskan melepas jabatannya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow