Warga Ulu Pungkut Tewas Tertimpa Batu Besar di Lokasi Tambang Emas Ilegal
Mansur Hamidi Nasution, dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa batu besar saat melakukan aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin), tepatnya di Desa Simpang Banyak Julu, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), pada Kamis (10/7/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
INFOSUMUT - Seorang warga Desa Hutapadang, Mansur Hamidi Nasution, dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa batu besar saat melakukan aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin), tepatnya di Desa Simpang Banyak Julu, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), pada Kamis (10/7/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Peristiwa tragis ini terjadi saat korban tengah bekerja di kedalaman belasan meter di salah satu lokasi tambang emas ilegal. Insiden tersebut menambah panjang daftar korban jiwa di tambang emas ilegal di wilayah Madina. Sejak Mei 2025, tercatat sudah empat orang tewas di lokasi tambang ilegal.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Kepala Desa Hutapadang, Sakban Nasution, membenarkan bahwa korban adalah warganya.
“Benar, yang meninggal adalah warga saya. Namun, saya belum mengetahui secara pasti kronologi kejadiannya,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (12/7).
Pihak kepolisian juga turut mengonfirmasi kejadian tersebut. Kasi Humas Polres Madina, Iptu Bagus Seto, menyatakan kebenaran informasi tewasnya salah satu pekerja tambang di lokasi PETI tersebut.
View this post on Instagram
Sementara itu, Kapolsek Kotanopan, AKP Syarifuddin Nasution, membenarkan adanya insiden tersebut namun belum dapat memberikan rincian lengkap karena masih dalam tahap penyelidikan.
“Memang benar ada kejadian itu. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya sebagaimana dilansir dari Waspada.
Peristiwa ini menjadi bagian dari rangkaian insiden maut yang terjadi di lokasi tambang emas ilegal di Mandailing Natal dalam dua bulan terakhir:
-
15 Mei 2025: Ahmad Mudo Harahap (48), warga Desa Suka Makmur, tewas tertimpa material tambang di Aekorsik, Desa Tagilang Julu.
-
22 Mei 2025: Maradongan (55), warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Lingga Bayu, meninggal akibat tertimbun longsoran di lokasi tambang emas Lingga Bayu.
-
25 Mei 2025: AK (25), warga Desa Ampung Siala, Batang Natal, tewas setelah tertimbun material tanah tambang emas di Pulau Padang, Desa Simpang Durian, Kecamatan Lingga Bayu.
Maraknya aktivitas tambang emas ilegal yang tidak memperhatikan standar keselamatan kerja kini menjadi perhatian serius, mengingat tingginya risiko serta jatuhnya korban jiwa di wilayah tersebut.
What's Your Reaction?