Workshop Keamanan dan Perlindungan Anak yang diselenggarakan FIFA
Aldi Iqbal yang merupakan Grassroots Manager and Safeguarding Officer PSSI sebelumnya telah menyelesaikan Diploma Safeguarding dan Perlindungan Anak pada tahun 2021 melalui kursus online.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
PSSI mengikuti FIFA Safeguarding Residential Workshop di Inggris pada 6-10 Maret 2023.
Aldi Iqbal yang merupakan Grassroots Manager and Safeguarding Officer PSSI sebelumnya telah menyelesaikan Diploma Safeguarding dan Perlindungan Anak pada tahun 2021 melalui kursus online.
Kursus yang terdiri dari lima modul ini bertujuan untuk memperkuat peran petugas safeguarding di lingkungan anggota asosiasi.
Setelah berhasil menyelesaikan Modul 3, Aldi Iqbal lolos untuk mengikuti Residential Workshop yang diadakan di St. George Park (Home of England Football) bersama lebih dari 80 delegasi dari 54 negara anggota FIFA.
Pengamanan adalah tindakan proaktif untuk melindungi semua orang di sepak bola dari bahaya atau penyalahgunaan melalui pencegahan dan tindakan respons yang tepat, dan mempromosikan keselamatan dan kesejahteraan mereka.
Selama lima hari workshop, Aldi Iqbal mendapatkan berbagai materi terkait pengamanan dari para ahli dari Asosiasi Sepakbola Inggris dan FIFA.
“Setelah mengikuti workshop ini, setiap delegasi dapat meningkatkan kepercayaan dirinya dalam menjalankan tugasnya sebagai Safeguarding Leader di negaranya masing-masing, serta mengetahui dengan jelas apa yang harus dilakukan jika ada isu-isu terkait safeguarding,” kata Aldi.
Direktur Teknik PSSI, Pelatih Indra Sjafri, menambahkan, “Sangat penting bagi PSSI untuk selalu mengikuti kegiatan internasional seperti ini, karena jika kita ingin sepak bola kita berkembang seperti negara-negara Eropa, tentunya kita juga harus ikut serta dalam apa yang mereka lakukan. ditambah lagi topiknya terkait dengan perlindungan dan keselamatan anak, dimana kami sangat fokus pada level sepakbola akar rumput, tidak hanya untuk mempersiapkan teknik dan keterampilan bermain mereka tetapi juga untuk memastikan keamanan semua anak Indonesia yang gemar bermain sepakbola.”
What's Your Reaction?