Federasi Thailand Menyesal dan Akan Jatuhkan Hukuman Atas Kericuhan di Final Kontra Timnas Indonesia U-22

FAT menjanjikan hukuman yang berat tanpa kekebalan bagi personel yang terlibat dalam kerusuhan ini. Proses penyelidikan akan dimulai segera setelah tim kembali ke Thailand.

May 17, 2023 - 14:54
May 17, 2023 - 14:54
 0
Federasi Thailand Menyesal dan Akan Jatuhkan Hukuman Atas Kericuhan di Final Kontra Timnas Indonesia U-22
Timnas Thailand U-22. (FAT)

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) memberikan respons terhadap insiden yang terjadi dalam final sepak bola putra SEA Games 2023 antara Timnas Thailand U-22 dan Timnas Indonesia di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh pada Selasa (16/5). Insiden tersebut mengakibatkan kerusuhan.

Kericuhan pertama terjadi setelah gol kedua Thailand yang dicetak oleh Yotsakon Burapha pada menit ke-90+7, membuat kedudukan menjadi 2-2.

Sebelum gol tersebut, para pemain Timnas Indonesia U-22 merayakan karena mereka mengira wasit telah meniup peluit panjang ketika Indonesia unggul 2-1.

Provokasi dari ofisial dan pemain Timnas Thailand U-22 menyebabkan kerusuhan terjadi. Pihak dari Timnas Thailand U-22 berlari di depan bangku cadangan Indonesia, dan terjadilah gesekan.

Kericuhan kedua terjadi setelah gol ketiga Indonesia yang dicetak oleh Irfan Jauhari di babak tambahan waktu pertama (94'). Komang Teguh dan seorang pemain kiper Thailand diberi kartu merah setelah saling memukul, dan dua ofisial Thailand juga terlibat dalam perkelahian tersebut.

Dua pemain Thailand lainnya kemudian diberi kartu merah karena pelanggaran. Akhirnya, Timnas Indonesia U-22 memenangkan pertandingan dengan skor 5-2 dan meraih medali emas.

Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) menyatakan penyesalannya atas insiden yang terjadi selama pertandingan sepak bola SEA Games, khususnya final antara Timnas Thailand dan Timnas Indonesia pada tanggal 16 Mei.

FAT lebih mengecam sikap dan perilaku yang ditunjukkan di lapangan daripada kegagalan dalam meraih medali emas.

FAT menyatakan bahwa staf pelatih harus menjaga citra sebagai perwakilan rakyat Thailand. Sebuah komite akan dibentuk untuk menyelidiki semua pihak terkait dan mengungkapkan fakta secepat mungkin.

FAT menjanjikan hukuman yang berat tanpa kekebalan bagi personel yang terlibat dalam kerusuhan ini. Proses penyelidikan akan dimulai segera setelah tim kembali ke Thailand.

FAT juga meminta maaf kepada penggemar sepak bola Thailand dan semua pihak yang terpengaruh oleh insiden ini. Mereka akan mengirimkan surat permintaan maaf resmi kepada organisasi lain yang terkena dampak dari peristiwa ini.

FAT bersedia menerima saran untuk meningkatkan kinerja dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Sementara itu, ofisial Timnas Thailand U-22 yang terlibat dalam kerusuhan dilaporkan telah meminta maaf langsung kepada tim pelatih dan manajer, Sumardji.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow