Panitia pelaksana (panpel) pertandingan PS Bengkulu tetap menggelar pertandingan sesuai jadwal dari PT. Liga Indonesia. Sore ini semua perangkat pertandingan telah berada di Stadion Semarak.
“Kami sudah siap dan tetap menjalankan pertandingan sesuai dengan hasil teknikal meeting. Kami semua perangkat panpel sudah berada di lapangan,” ujar Aslan sekretaris panpel Bengkulu.
Dalam keterangannya, bahwa dalam teknikal meeting
PSMS Medan diwakili oleh Yusrizal (wasekum) PSMS. “Ada tiga orang, salah satu namanya Yusrizal yang mengaku manajer PSMS. Tapi tidak ada pemain yang datang ke Bengkulu,” beber Aslan.
Hal senada juga disampaikan oleh Pengawas Pertandingan (PP), Usman mengaku tetap menjalankan jadwal pertandingan. “Ini Saya lagi menuju Stadion Semarak. Soal WO atau tidak, kita harus jalankan dulu jadwal pertandingan. Silahkan
PSMS membuat surat atau apa ke PT. Liga Indonesia,” bilang Usman.
Yusrizal sendiri ketika dihubungi media dari
Medan mengaku pertandingan PS Bengkulu melawan
PSMS Medan lepas dari sanksi WO. Alasannya adalah soal tidak tersedianya tiket pesawat terbang menuju Bengkulu.
“Memang
PSMS tidak di WO dan itu hasil teknikal meeting yang disetujui perangkat meeting saat itu. Alasannya tidak bisa melakukan perjalanan ke Bengkulu karena tiket tidak tersedia. Nanti kesepakatan inii akan menjadi rekomendasi ke PT. Liga Indonesia,” jawab Yusrizal. (
Bolahita)