Ketum PSSI Berharap Muncul Pemain Berkualitas dari Ajang Mola Elite Pro Academy

Juara Mola Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 yakni PSM Makassar dan Bali United untuk U-18

Ketum PSSI Berharap Muncul Pemain Berkualitas dari Ajang Mola Elite Pro Academy
Ketum PSSI juga menutup sekaligus memberikan trophy juara ke pemenang Mola Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 yakni PSM Makassar, dan Mola Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-18 tim Bali United

BANDUNG - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan hadir dalam laga final kompetisi Mola Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 dan U-18 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (25/11). 

Pada kesempatan ini, Ketum PSSI juga menutup sekaligus memberikan trophy juara ke pemenang Mola Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 yakni PSM Makassar, dan Mola Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-18 tim Bali United. 

Seperti diketahui, ajang ini sempat vakum hampir dua tahun karena pandemi covid-19. 

Kompetisi ini sekaligus menjadi ajang pencarian bakat bagi klub Liga 1 dan 2, termasuk bagi tim pelatih nasional untuk menjaring pemain guna masuk dalam pemusatan latihan timnas U-20 yang akan berlaga di Piala Dunia 2023.

"Alhamdulillah kompetisi Mola Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 dan U-18 2021 telah selesai dengan baik, lancar dan tetap menggunakan protokol kesehatan yang ketat," kata Mochamad Iriawan. 

"Selamat kepada tim yang meraih juara, terima kasih kepada seluruh tim yang ikut kompetisi ini, tetap semangat demi asa memajukan sepak bola Indonesia melalui kompetisi usia muda bersama PSSI," ucap Mochamad Iriawan. 

"Saya berharap pada kompetisi kali ini bisa melahirkan pemain-pemain berbakat untuk menjadi generasi penerus bagi klub-klub Liga 1, Liga 2, bahkan ke Timnas," harap Mochamad Iriawan. 

"Kita tahu Piala Dunia 2023 di Indonesia masih dua tahun lagi. Kami berkomitmen untuk menggelar kompetisi ini setiap tahunnya," tambahnya.

Seperti diketahui untuk EPA musim 2019, juara U-16 diraih PS Tira Persikabo dan Bhayangkara FC di posisi kedua. Untuk U-18 diraih Bhayangkara FC dan PSIS Semarang sebagai runner-up.

"PSSI berharap kompetisi ini bisa melahirkan bibit-bibit pemain yang berkualitas. Kompetisi ini juga sesuai dengan visi program PSSI yang ingin terus meningkatkan kualitas kompetisi terutama usia dini,” ujar Mochamad Iriawan.

Selain Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, dalam laga final ini, hadir pula Ketua Komdis Erwin Tobing, Sekjen PSSI Yunus Nusi, Wasekjen Maaike Ira Puspita, dan Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna.