KOMDIS PSSI TUNGGU LAPORAN RESMI TERKAIT AKSI TENDANGAN KUNGFU PEMAIN BHAYANGKARA FC U-20

Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Umar Husein, belum dapat memberikan komentar terkait insiden yang melibatkan pemain Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto

Apr 20, 2026 - 19:07
Apr 20, 2026 - 19:08
 0
KOMDIS PSSI TUNGGU LAPORAN RESMI TERKAIT AKSI TENDANGAN KUNGFU PEMAIN BHAYANGKARA FC U-20
Komite Disiplin (Komdis) PSSI

KOMDIS PSSI TUNGGU LAPORAN RESMI TERKAIT AKSI TENDANGAN KUNGFU PEMAIN BHAYANGKARA FC U-20

BOLAHITA - Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Umar Husein, belum dapat memberikan komentar terkait insiden yang melibatkan pemain Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto, yang melakukan tendangan kungfu ke pemain Dewa United U-20, Rakha. Pihaknya masih menunggu laporan resmi dari i.League sebagai operator kompetisi.

Peristiwa tersebut terjadi dalam pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20 di Stadion Citarum, Minggu (19/4/2026) sore WIB. Aksi Fadly menjadi sorotan karena dalam tayangan ulang terlihat jelas ia melepaskan tendangan ke arah bahu Rakha.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Umar Husein mengaku telah mengetahui insiden tersebut, namun belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena harus melalui proses sidang Komdis PSSI terlebih dahulu.

“Kami belum bisa berkomentar terkait hal itu, termasuk soal sanksi. Semua harus melalui sidang terlebih dahulu,” ujar Umar, Senin (20/4/2026).

Ia menambahkan, keputusan terkait sanksi kemungkinan akan diumumkan dalam waktu dekat. Namun, Komdis PSSI masih menunggu laporan resmi dari i.League sebagai bahan pertimbangan dalam sidang.

“Dalam satu hingga dua hari ini kemungkinan sudah ada keputusan. Kami menunggu laporan resmi dari i.League terkait kronologi kejadian sebagai bahan sidang,” jelasnya.

Umar juga menyayangkan tindakan tidak sportif yang dilakukan Fadly Alberto. Ia menilai aksi tersebut sangat disayangkan, mengingat sang pemain memiliki potensi besar dan masih berusia muda.


Fadly Alberto sendiri dikenal sebagai salah satu pemain andalan Timnas Indonesia U-17 era Nova Arianto pada periode 2024–2025. Ia bahkan sempat mencetak gol kemenangan saat Timnas Indonesia U-17 mengalahkan Honduras U-17 pada laga terakhir Grup H Piala Dunia U-17 2025.

Kemenangan tersebut menjadi catatan bersejarah karena merupakan kemenangan pertama Timnas Indonesia U-17 di ajang tersebut.

“Kami sangat menyayangkan karena dia pemain berbakat dan masih muda. Tindakan seperti ini bisa merusak kariernya sendiri. Ini tentu menjadi perhatian serius bagi Komdis PSSI dan federasi,” tutup Umar.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow