Ketua Koni
Medan Drs H Zulhifzi Lubis berkeinginan agar atlet binaan Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI)
Medan mampu berbuat yang terbaik, untuk pencapaian prestasi daerah maupun nasional kedepannya dalam menyongsong
Medan kota atlet guna persiapan PON XIX tahun 2016 mendatang. Hal itu disampaikan Opunk, demikian Drs H Zulhifzi Lubis kerap disapa, saat memantau persiapan atlet cabang olahraga dayung di Lantamal Belawan , Kamis (14/6).<br><br>"Dayung merupakan cabang olahraga ke duabelas dari 34 cabor binaan KONI
Medan yang telah kami datangi untuk melihat langsung perkembangannya," ujar Zulhifzi Lubis. Pada dasarnya, kata pria yang akrab dipanggil Opunk, KONI
Medan merasa sangat kecewa melihat kegagalan cabor dayung di Pra PON lalu, sehingga tidak meloloskan cabor ini di arena PON XVIII Riau. Karenanya Opunk berharap, agar cabor dayung
Medan secara terus menerus untuk gigih berlatih, supaya nantinya mampu berbicara di PON ke XIX Tahun 2016. <br><br>"Kalian harus ngotot berlatih agar bisa lolos. Apalagi saat ini kalian setiap hari latihan. Yakinlah, kalian takkan gagal. Kalau kalian latihan tapi tak bertanding juga, memang apalah artinya. Makanya, tunjukkan kemampuan kalian, agar dapat menggugah Pengurus Pengprov PODSI
Sumut untuk menggelar kompetisi yang kalian butuhkan untuk mengukur kemampuan prestasi kalian," papar Opunk.<br>Sebagai pengurus, tambah Opunk, KONI
Medan selalu berusaha membuat yang terbaik untuk atlet. Seperti memberikan uang pembinaan serta asuransi kesehatan. Untuk menjawab keseriusan dalam berlatih, kini Koni
Medan juga telah menyediakan konsultan yang dibutuhkan. "Jadi saat ini kalian sudah bisa berkonsultasi soal kesehatan, fisik maupun psikologi, kami sudah menyediakannya, kalian setiap saat bisa datang ke KONI
Medan," imbuh Opunk.<br><br>Perhatian yang diberikan KONI
Medan terhadap atlet, sebut Opunk, tak terlepas dari kebijakan dan perhatian yang serius yang datang dari Walikota
Medan H Rahudman Harahap. "KONI
Medan takkan mungkin mampu jalan sendiri, tanpa dukungan dari pemerintah Kota
Medan.Beliau (Walikota -red) sangat perhatian dan serius untuk menjadikan
Medan kota atlet. Jadi kalian harus serius, agar atlet dari daerah tidak pindah ke
Medan untuk menjadi pesaing kalian. Makanya, tanya pada diri kalian sendiri, kalau mau menjadi atlet jadi atlet yang baik, jangan berniat macam-macam,"tukas Opunk.<br><br>Sementara itu, Kapten (Pelaut) Nelson F Ginting, Ketua Harian PODSI
Medan menegaskan berjanji menyahuti harapan Pemerintah Kota
Medan dan KONI
Medan, untuk terus bekerja keras demi mewujudkan
Medan Kota Atlet menyongsong gelaran PON XIX Tahun 2016 mendatang. Hadir pada kegiatan monitoring cabang olahraga dayung kota
Medan tersebut antara lain, Camat
Medan Belawan, Andy Syukur Harahap, Ketua KONI Kecamatan
Medan Belawan Patar Panjaitan, Sekretaris Umum KONI
Medan, Khairil Basri, Kabid Organisasi KONI
Medan, HT Daniel Mozard, Wakil Ketua Binpres KONI
Medan, Suhirwan dan bendahara PODSI
Medan, Fitrizal. (
Bolahita) <br>