Sepak Terjang Sopian Hadi Sebagai Pelatih Persija Jakarta U-18
Punya kenangan manis saat membawa Persija menjadi juara Liga Indonesia musim 2001
JAKARTA - Pelatih tim Persija Jakarta U-18 di Mola Elite Pro Academy, Sopian Hadi, dahulu memiliki kenangan manis saat membawa Persija menjadi juara Liga Indonesia musim 2001.
Namun itu semua sudah berlalu, kini dirinya mengemban tugas sebagai pelatih bagi anak-anak muda Macan Kemayoran.
Sosok yang biasa dipanggil Pian itu juga mengucapkan terima kasih kepada PSSI, karena EPA bisa bergulir lagi.
“Saya bersyukur juga karena setelah libur sekian lama akhirnya sepak bola bisa kembali bergulir di usia muda, saya senang akan hal itu,” ujarnya.
Tahun ini, mantan kiper jebolan Pra PON Jakarta itu membawa timnya berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup B, dengan raihan 14 poin dari 10 kali bermain, tiga kali menang, lima kali seri dan dua kali mengalami kekalahan.
“Dalam grup ini, semua lawan kami menurut saya berat. Kita tidak bisa pandang ini lemah, ini berat, semua berat. Karena lawan-lawan kami itu juga memiliki kualitas pemain yang bagus, dan persiapan bagus,” ucap Sopian Hadi.
“Permainan anak-anak kami sejauh ini seperti biasa setiap laga selalu sulit, terutama untuk mereka ini yang sudah lama tidak bertanding di kompetisi, sangat merasakan efeknya, terutama saat di pertandingan pertama, itu selalu menjadi berat bagi semua tim, namun setelah beberapa laga, kami sudah terbiasa,” Sopian Hadi
Pelatih berusia 41 tahun itu bercerita mengenai awal mula menjaring para pemain muda untuk masuk ke timnya.
“Cerita saya dalam menjaring anak-anak ini untuk membentuk tim saat ini, yang jelas kita di Persija Youth Development selalu ada team scouting yang jalan, terus juga ada rekanan dengan SSB sekitar kita atau di luar Jakarta, mereka ini yang merekomendasikan pemain, lalu kita undang untuk trial, seperti itu,” jelasnya.
Kemudian, dalam melatih tim, dia selalu memecut semangat dan mendorong para pemainnya untuk tidak pernah menyerah sampai laga berakhir.
“Saat kami tertinggal satu gol, yang jelas kalau kita bicara taktik itu 30 persen, 70 persennya selalu mengenai mentalitas. Pemain saya dorong saat di ruang ganti untuk bisa membalikkan keadaan dan bagaimana bisa memenangkan pertandingan,” imbuhnya.
“Karena tanpa mental yang kuat, percuma kita bicara taktik, atau skill, jadi saya dorong mental mereka supaya terus berjuang sampai akhir pertandingan,” tambahnya.
Sopian memiliki target untuk kompetisi tahun ini. “Sebagai tim, kita memiliki target untuk menjadi yang terbaik di EPA U-18 tahun ini. Secara organisasi, kita ingin pemain dari Persija Youth Development lebih banyak juga yang masuk ke tim utama,” tukasnya.
“Untuk anak-anak ini, sebagai pelatih saya berharap para pemain ini bisa masuk ke tim nasional atau Garuda Select. Karena itu akan menjadi kebanggaan tersendiri untuk mereka, itu juga akan menjadi perjalanan karir mereka yang sangat berharga begitu masuk ke Timnas atau Garuda Select,” Sopian Hadi.
“Saya berpesan dan memotivasi anak-anak muda yang ingin berkarir di sepak bola. Olah raga ini untuk sekarang sudah bisa dijadikan sandaran hidup. Ayo, bagi kalian yang ingin bermain sepak bola," bilang Sopian Hadi.
"Ayo, ini saatnya kita bermain dan menjadi pemain sepak bola profesional, karena sudah banyak sekali contohnya pemain-pemain yang sudah menjadi pemain profesional dan itu juga sudah bisa menjadikan mereka sebagai tulang punggung bagi keluarganya,” pungkasnya.
Profil Sopian Hadi
Panggilan: Pian
Tempat Tanggal Lahir: Tangerang, 25 Mei 1980
Pekerjaan: Pelatih Kepala Persija Jakarta U-18
Karir dan Prestasi:
Kiper Persija Jakarta Juara Liga Indonesia 2001 dan Kiper Pra PON Jakarta
What's Your Reaction?