Erick Thohir Jelaskan TC Timnas Indonesia Di IKN Belum Dipakai, Terkendala Serah Terima Lahan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akhirnya angkat bicara terkait kembali viralnya pembangunan Training Center (TC) Timnas Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN). Fasilitas yang disebut mendapat dukungan dana dari FIFA itu menjadi sorotan publik karena belum juga digunakan.

Aug 2, 2026 - 11:28
Aug 2, 2026 - 19:44
 0
Erick Thohir Jelaskan TC Timnas Indonesia Di IKN Belum Dipakai, Terkendala Serah Terima Lahan
Erick Thohir Ketum PSSI

BOLAHITA.ID, MEDAN - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akhirnya angkat bicara terkait kembali viralnya pembangunan Training Center (TC) Timnas Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN). Fasilitas yang disebut mendapat dukungan dana dari FIFA itu menjadi sorotan publik karena belum juga digunakan.

Isu ini mencuat setelah video Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali beredar di media sosial. Dalam video tersebut, muncul pertanyaan mengenai progres pembangunan fasilitas yang dinilai belum rampung dan belum difungsikan hingga saat ini.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Menanggapi hal itu, Erick menegaskan bahwa pembangunan TC di IKN tidak sepenuhnya didanai oleh FIFA. Ia menjelaskan proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah Indonesia, FIFA, dan PSSI.

“Training Center IKN itu kerja sama pemerintah dan FIFA. Tanah dari pemerintah, sebagian dana dari FIFA, dan sebagian lagi dari PSSI,” ujar Erick saat ditemui di Kantor Kemenpora, Jumat (31/7/2026).

Lebih lanjut, Erick mengungkapkan bahwa belum digunakannya fasilitas tersebut disebabkan oleh proses administrasi serah terima lahan yang baru saja rampung. Ia menekankan bahwa tahapan ini krusial untuk menghindari persoalan hukum di kemudian hari.

Menurutnya, keterlambatan terjadi karena adanya transisi pemerintahan serta penyesuaian struktur kementerian. Hal ini berdampak pada lambatnya penyelesaian dokumen administratif terkait aset tersebut.

Erick juga mencontohkan sejumlah kasus pembangunan stadion yang sempat menimbulkan sengketa akibat belum adanya serah terima resmi antara pemerintah pusat dan daerah. Kondisi tersebut berujung pada ketidakjelasan tanggung jawab ketika terjadi kerusakan fasilitas.

“Kalau belum diserahterimakan lalu digunakan, nanti ketika ada kerusakan bisa jadi sengketa. Itu yang kami hindari,” tegasnya.

Karena itu, Erick memastikan TC Timnas Indonesia di IKN baru akan digunakan secara penuh setelah seluruh proses administrasi benar-benar tuntas. Ia menegaskan tidak ingin PSSI menghadapi risiko hukum akibat penggunaan fasilitas yang belum resmi diserahkan.

“Setelah serah terima selesai, baru kami gunakan. Kami tidak mau dianggap merusak fasilitas yang secara hukum belum menjadi tanggung jawab kami,” pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow