Soal Insiden Injek Leher di Liga 3, PSSI Serahkan Masalah ke Komdis Asprov Jateng
Pemain Persak Kebumen, Tri Hartanto Menginjak Leher Pemain PPSM
JAKARTA - Setelah aksi tendangan Kungfu, kali ini aksi brutal dalam sepakbola kembali terjadi dalam laga Liga 3 Provinsi Jawa Tengah.
Dimana dalam tayangan video ada pemain yang menginjak leher pemain lawannya. Aksi tidak terpuji ini terjadi dalam laga perdana Grup D Liga 3 2021 Jawa Tengah, antara PPSM Sakti Magelang dan Persak Kebumen.
Ya, pemain Persak Kebumen, Tri Hartanto, kedapatan melakukan tekel 'horor' kepada Santino Berti dari PPSM Sakti Magelang. Kaki dari Tri Hartanto menerjang bagian leher Santino Berti.
Dalam tayangan ulang terlihat Tri Hartanto seperti tidak menyesal atas tindakannya itu. Wasit yang memimpin laga tersebut juga hanya memberikan kartu kuning pada Tri Hartanto.
View this post on Instagram
Kejadian ini pun mendapat perhatian dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Hanya saja, Komdis PSSI tidak bisa menjatuhkan sanksi terhadap pemain yang melakukan injakan di leher tersebut.
Terkait kejadian tak terpuji itu, Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Erwin Tobing, turut berkomentar. Erwin menilai apa yang dilakukan Tri Hartanto tidak bisa ditolerir.
"Saya selaku Ketua Komdis sangat menyayangkan kejadian tersebut. Kejadian tersebut sudah melanggar asas fairplay dan kemanusiaan," kata Erwin Tobing dikutip dari BolaSkor.com, Selasa (2/11) sore WIB.
Meski demikian, Erwin menyebut bahwa Komdis PSSI tidak bisa menjatuhkan sanksi pada Tri Hartanto. Sebab, komdis hanya menindak pelanggaran yang terjadi di Liga 1 dan Liga 2.
"Sesuai statuta, Liga 3 diselenggarakan oleh Asprov PSSI. Dalam hal ini Asprov Jateng (Jawa Tengah)," ujar Erwin Tobing.
"Saya mendorong agar Asprov Jateng melalui komdisnya bisa memanggil pemain bersangkutan dan juga wasit yang bertugas. Bertindak sesuai laporan dari match commissioner," tutur purnawirawan jenderal polisi bintang dua tersebut.
What's Your Reaction?