MEDAN, BOLAHITA - Menghadapi PSDS Deliserdang kemarin, pelatih
PSMS Medan Suharto AD memberikan isyarat bahwa sudah ada peningkatan soal transisi. Tapi tidak ketika menghadapi lawan yang total bertahan ketika menghadapi skuatnya.
Legimin Rahardjo dkk belum mampu memecahkan kebuntuan soal menembus barisan pertahanan lawan. "Pemain masih kesulitan menembus pertahanan lawan yang fokus bertahan dari serangan kita. Kita juga kurang cerdas mencari celah yang bisa dimanfaatkan," kata Suharto AD usai pertandingan.
"Namun permainan mereka sudah membaik karena target kita berjalan. Dan tetap kurang cerdas memanfaatkan kelemahan lawan yang bermain bertahan," sambungnya.
Begitu juga soal kurang taktisnya pemain bertahan yang tak siap menerima serangan balik. Terus menyerang membuat komunikasi diantara pemain bawah terputus.
"Pemain bawah kita kurang siap melihat serangan balik lawan. Mungkin itu karena mereka terlalu keasyikan menyerang sehingga lupa dengan kewaspadaan serangan tim lawan," kata pelatih berkepla plontos itu.