BOLAHITA.COM - Ketua Komdis, Hinca Panjaitan mengaku tidak akan mengampuni sosok orang-orang yang terlibat dalam pengaturan skor. Sekalipun masih dalam tahap percobaan, hal itu sama saja sudah merusak esensi sepak bola. <div><br></div><div>Dan hal ini berlaku bagi CEO PSMS, Heru Prawono dan H Sariono (pengurus). Dua oknum yang diduga menjadi aktor penting dalam kasus percobaan pengaturan
PSMS di Persih Tembilahan (11/5) dan Persisko Tanjabar (16/5) lalu. </div><div><br></div><div>Hinca mengaku tidak akan melepaskan begitu saja. Apalagi kronologis yang dikirimkan
PSMS beberapa waktu lalu sangat lengkap dan menjadi pegangan. </div><div><br></div><div>"Memang khusus pengaturan skor ini, Komdis belum bisa masuk dan ini menjadi catatan buat kami. Itu karena kewenangannya yang terbatas. Tapi siapapun oknum-oknum yang memberikan pengaruh ke
PSMS sudah diidentifikasi namanya. Dan walaupun percobaan pengaturan skor, hal itu adalah prilaku paling buruk yang menjadi konsen Komdis untuk diperangi bersama," tegasnya. (jef)</div>