VICTORY Dairi tidak mengusung target takabur dalam keikutsertaannya di Kompetisi Divisi III Zona
Sumut 2013. Kali pertama turut serta, tim asal Kabupaten Dairi ini ingin merasakan tensi dan level tim-tim asal Kota
Medan.
Tampil di Divisi III, pelatih Eben Siregar membawa pemain kelahiran 1997 (2 orang), 1998 (5 orang), 1996 (4 orang), 1995 (4 orang) dan 1993 (2 orang). Artinya pemain yang jauh lebih muda dari maksimal aturan, yakni U-21. Berbeda dengan kontestan lain, yang menurunkan pemain rata-rata kelahiran 1993.
Di tahun pertamanya, Victory ingin mendapatkan nuansa dan level kompetisi amatir. Hasilnya tidaklah terlalu buruk untuk sebuah tim baru. Bahkan lebih baik dari rival sekotanya, Sidikalang FC yang menuai dua kali kekalahan dan dua kali seri dalam empat game di grup C. Sedangkan Victory sendiri tiga kali seri dan sekali kalah, berada di posisi ketiga di klasemen akhir. Apa rahasianya?
Sekali lagi, Victory Dairi bukan memburu hasil akhir di gelaran ini. Mereka hanya mencoba mengangkat dan memajukan sepakbola kabupatennya, Dairi.
"Meskipun tim dari kampung, Saya selalu tekankan kepada pemain untuk tegas kepada diri sendiri. Tegas dalam arti disiplin dengan tubuhnya, waktu dan tim. Siapa yang tidak bisa maka akan terlindas, tidak disertakan dalam pertandingan," ujar Eben Siregar.
Hal ini pun sudah dibuktikan saat pertandingan terakhir melawan Tasbi (5/11) kemarin di lapangan TGM Helvetia. Pemain yang melanggar komitmen tim pun harus dipulangkan ke Sidikalang, Dairi.
"Sebelum bertanding melawan Tasbi lalu, saat di mes ada dua pemain inti yang tidak masuk dalam line up. Dan ada satu pemain lain yang Saya pulangkan karena tidak mau mengikuti disiplin tim. Malah menjelang main keluyuran," bilang Eben Siregar.
"Meskipun tim kampung, jangan dipikir pemain kondisi itu tidak penting. Sepakbola itu sangat membutuhkan kondisi yang fit. Semoga pemain lainnya mengerti dan faham. Selain teknik, skill, keduanya didukung stamina atau fisik yang prima," sambungnya.
"Sebagai tim baru, kami tidak mau jadi bulan-bulanan tim Kota
Medan di kompetisi ini. Kami rasa, Victory Dairi berhasil," pungkas Eben.