Catatan Tandang PSIM Yogyakarta Tercoreng Takluk 0-4 dari Persita Tangerang
Catatan apik PSIM Yogyakarta pada laga tandang di arena BRI Super League 2025/26 akhirnya tercoreng di pekan ke-9. Menjalani tandang melawan Persita Tangerang di Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (17/10)
BOLAHITA - Rekor impresif PSIM Yogyakarta di laga tandang BRI Super League 2025/26 akhirnya terhenti di pekan ke-9. Bertandang ke markas Persita Tangerang di Indomilk Arena, Jumat (17/10), Laskar Mataram harus menyerah telak 0-4.
Ini menjadi kekalahan tandang perdana bagi PSIM setelah sebelumnya mencatat tiga kemenangan dan satu hasil imbang di partai luar kandang.
Empat gol Persita dicetak oleh Eber Bessa (menit 24), Rayco Rodriguez (70’ dan 84’), serta Pablo Ganet (90+3’), yang sekaligus memastikan kemenangan besar tuan rumah.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Pelatih kepala PSIM, Jean Paul Van Gastel, menilai hasil buruk ini disebabkan oleh kesalahan individu yang dilakukan para pemainnya. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari dinamika permainan sepak bola.
“Sepak bola adalah permainan yang penuh dengan kesalahan. Dalam karier setiap pemain, pasti ada momen seperti ini. Yang penting, setelah melakukan kesalahan, mereka harus bisa bangkit dan kembali fokus ke permainan,” ujar Van Gastel.
Pelatih asal Belanda itu mengakui bahwa timnya tidak tampil seperti biasanya sejak menit awal. Ia menilai PSIM kesulitan mengimbangi permainan Persita yang tampil solid dan disiplin.
“Dari peluit pertama hingga akhir, tim saya tidak menunjukkan permainan seperti yang mereka tunjukkan di pertandingan sebelumnya,” ucapnya.
Van Gastel juga memberikan pujian kepada Persita yang dinilainya mampu memanfaatkan setiap peluang dengan efisien.
View this post on Instagram
“Saya harus mengakui, Persita sangat terorganisir. Empat kesalahan yang kami buat mampu mereka ubah menjadi empat gol. Itu menunjukkan efektivitas mereka,” tambahnya.
Meski kecewa, Van Gastel menilai kekalahan ini sebagai pelajaran berharga bagi timnya. “Selama kami bisa belajar dari pertandingan seperti ini, kami akan berkembang. Tapi jika tidak belajar dari kesalahan, maka kami akan punya masalah,” pungkasnya.
Akibat hasil ini, PSIM gagal menambah poin dan tetap mengoleksi 12 poin, tertahan di peringkat ke-4 klasemen sementara di bawah Borneo FC (18 poin), Persita (16 poin), dan Persib Bandung (13 poin).
What's Your Reaction?