Demi Marwah Tuan Rumah PON 2024, Aceh Bungkam Lampung 6-1 Meski tak Lagi Lolos
Tim tuan rumah Aceh akhirnya meraih kemenangan perdana dengan skor telak 6-1 pada pertandingan yang berlangsung di GOR Dispora Pancing, Jalan Williem Iskandar, Minggu (1/9/2024).
FUTSALHITA - Tim Futsal Lampung dan Aceh bertemu dalam babak penyisihan grup Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Sumut-Aceh 2024.
Tim tuan rumah Aceh akhirnya meraih kemenangan perdana dengan skor telak 6-1 pada pertandingan yang berlangsung di GOR Dispora Pancing, Jalan Williem Iskandar, Minggu (1/9/2024).
Pertandingan ini lebih bersifat formalitas karena kedua tim sudah dipastikan tidak lolos dari fase penyisihan grup B, setelah mengalami serangkaian hasil buruk di laga sebelumnya.
Pelatih Aceh, Wahyu Triyanto, menurunkan susunan pemain yang terdiri dari Ahli Halwal, Maulizar, Faiz, Rizieq, Raymon, Fauzul Kabir, Fathir Muhammad At Tariq, Yazid Yatami Yusicha, Arzha Fuzzari, Surya Hidayat, Rabbani Furkan, Al Mutaqin, Afdhalul Haikal, dan Muhammad Revan Aditya.
Setelah kemenangan meyakinkan ini, Kitman Aceh, Gufron, yang hadir dalam konferensi pers, menyatakan bahwa mereka akan tampil habis-habisan untuk menjaga kehormatan sebagai tuan rumah PON 2024.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
"Dengan hasil ini kami bersyukur, inilah hasil yang kami harapkan. Hingga akhir PON kami akan berusaha memberikan hasil yang lebih baik. Kami telah berjuang dan tidak akan menyerah, meskipun dipastikan tidak lolos," ujar Gufron.
Kapten Tim Futsal Aceh menyebut bahwa pengalaman berlaga di PON Sumut-Aceh sangat berharga dan akan menjadi modal berharga untuk menghadapi turnamen-turnamen bergengsi di masa mendatang.
"Hari ini Aceh menang, kami berjuang mati-matian. Kami tidak akan menyerah dalam pertandingan berikutnya," kata kapten tersebut.
Di sisi lain, Pelatih Lampung, Devi Mark, harus puas dengan tiga kekalahan timnya. Ia menyatakan bahwa evaluasi akan dilakukan dalam laga selanjutnya setelah menurunkan pemain seperti Rafat Putra, Beshky, R. Fauzan, Febian, Putra, Hafiz, Bintang, Zeka, Rafli, Raditya, Aryano, dan Gilang Nadias.
"Selamat untuk Aceh. Kami memiliki banyak peluang, tetapi gagal memanfaatkannya. Sementara Aceh mampu mengonversi sedikit peluang menjadi gol," jelas Devi Mark.
Kapten Lampung, Nadius, menilai bahwa pertandingan ini memberikan banyak pelajaran bagi dirinya dan tim. Ia juga mengakui bahwa pengalaman di Sumut sangat luar biasa.
"Aceh bermain lebih baik, selamat untuk mereka. Kami akui bahwa selama pertandingan PON, stadionnya luar biasa dan bagus, serta suporter Sumut juga luar biasa," ujar Nadius.
Grup B sendiri dihuni oleh tim-tim dari kontingen Aceh, Papua Pegunungan, Kalimantan Timur, Lampung, Banten, dan Sulawesi Selatan. Aceh dan Lampung dipastikan tidak lolos ke fase berikutnya.
What's Your Reaction?