Madura United Tergeser dari Puncak Klasemen
Fachruddin menyadari bahwa ini adalah bagian dari kompetisi sepak bola dan bahwa mereka harus terus maju
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Kapten Madura United, Fachruddin Wahyudi Aryanto, mengajak rekan-rekannya untuk tetap berjuang meskipun tim mereka mengalami kekalahan dengan skor 1-2 dari Borneo FC Samarinda di Gelora Madura Ratu Pamellingan, Pamekasan, pada tanggal 1 Oktober.
Kekalahan ini membuat Madura United harus menyerahkan puncak klasemen kepada rival terdekat mereka. Meskipun demikian, Fachruddin menyadari bahwa ini adalah bagian dari kompetisi sepak bola dan bahwa mereka harus terus maju.
"Sebagai pemain, tentu sangat kecewa karena kalah di kandang. Ini hal yang memalukan. Tetapi kami tahu ini kompetisi. Jadi harus terus berjalan ke depan. Ini adalah pembelajaran agar kami bisa menjadi lebih baik," kata Fachruddin.
Tanda-tanda kegagalan Madura United sudah mulai muncul ketika Terens Puhiri mencetak gol pembuka pada menit ke-29.
Meskipun Salim Tuharea berhasil menyamakan skor di babak pertama, permainan tuan rumah tidak terlalu berkembang. Puncaknya, Wawan Hendrawan melakukan blunder fatal di penghujung pertandingan, yang memungkinkan Stefano Lilipaly mencetak gol kemenangan.
Fachruddin juga mengakui bahwa kondisi cuaca yang sangat panas di babak pertama mungkin memengaruhi permainan mereka. Namun, ia menekankan pentingnya untuk tetap fokus selama 90 menit pertandingan.
"Ini hal yang biasa terjadi dalam sepak bola. Ini adalah pembelajaran penting bagi kami agar tetap fokus 100 persen selama 90 menit pertandingan," tambahnya.
Fachruddin juga menegaskan bahwa kekalahan timnya bukan karena pindah homebase dari Bangkalan ke Pamekasan. Selama empat pertandingan bermain di Stadion Gelora Bangkalan, Madura United tampil impresif dengan meraih 10 poin dan mencatatkan clean sheet beruntun.
"Ia tetap merasa bahwa tidak ada perbedaan signifikan, karena keduanya adalah kandang kami. Dalam sepak bola, segala sesuatu bisa terjadi, dan tidak ada hubungannya dengan lokasi. Pemain merasa bahwa itu adalah tempat yang sama, hanya hasilnya saja yang kurang baik," pungkasnya.
What's Your Reaction?