296 pesepakbola U-17 asal Medan Sekitarnya Bersaing ke Belgia

296 pesepakbola U-17 asal Medan Sekitarnya Bersaing ke Belgia

May 4, 2018 - 23:44
 0
296 pesepakbola U-17 asal Medan Sekitarnya Bersaing ke Belgia
Sebanyak 296 pesepakbola U-17 asal Medan dan sekitarnya bersaing dalam seleksi di Lapangan PPLP Sumut, Kamis (3/5)
BOLAHITA,MEDAN - Sebanyak 296 pesepakbola U-17 asal Medan dan sekitarnya bersaing dalam seleksi di Lapangan PPLP Sumut, Kamis (3/5). Seleksi digelar untuk mencari talenta-talenta Sumut yang dipersiapkan untuk dilatih di Belgia. 

Koordinator seleksi, Hendriyana mengatakan seleksi ini digelar karena adanya kepedulian  terhadap sepak bola Sumut" sahutnya .

"Penyelenggaranya dari pusat dan untuk lokal kami percayakan kepada AM Manajemen. Intinya kerjasama dari seseorang yang peduli terhadap sepak bola Sumut.Jadi kami gelar di enam daerah. Kami ingin menunjukkan ini caranya talent scouting yang baik. Jika suatu saat ada ide pemain itu diambil untuk timnas, akademi, dan ditarik keluar negeri. Kami upayakan ada kerjasama dengan negara Eropa  khususnya Belgia terkait pemain-pemain bertalenta," kata Hendriyana di Lapangan PPLP kemarin.

Salah satu inspirasi digelarnya seleksi ini adalah munculnya Egy Maulana Vikri sebagai pemain Sumut bertalenta dan kini berkarir di Eropa. Karena itulah mereka yakin Sumut salah satu gudangnya pemain berpotensi seperti Egy.

"Kita punya pemain nasional Egy Maulana yang sudah berkiprah di Eropa. Basicnya Egy kan dari Sumut. Kami berharap ada Egy-Egy yang baru.  Pertama kali di Sumut. Mungkin kesempatan anak-anak seperti Egy itu banyak," bebernya.

Enam kota yang menjadi tempat digelar seleksi antara lain di Medan pada 3 Mei,  Tebingtinggi 6 Mei, Kisaran 7 Mei, Padangsidimpuan 9 Mei, Sibolga 10 Mei, dan  Dairi/Sidikalang 12 Mei. 

"Jadi dari kota-kota ini kita cari pemain kemudian kita bentuk sebuah tim hebat . Ujungnya adalah  final ditemukan talenta  18  pemain per tim, jadi ada enam tim. Kita saring kembali   lewat sebuah  turnamen. Untuk tempat dan jadwal belum bisa diapstikan karena terkait Idul Fitri, dan Ramadan. Kita ada kerjasama sebuah media di Jakarta untuk mengelola turnamen," tambahnya.

Pihaknya juga akan tetap bisa memastikan klub yang akan menjadi tujuan dari pencarian bakat ini. "Belgia belum tahu di mananya dan nama klubnya, yang jelas kita ada kerjasama dengan pihak sana. Kita cuma diperintahkan untuk siap-siap saja. Kalau ada yang bagus kita tarik ke sana. Ini loh orang yang pantas untuk ke sana. Kita ingin sebuah tim, mereka belajar di sana, sekolah di sana sehingga terbentuk tim yang solid," katanya.

Selain itu Hendriyana mengatakan punya kedekatan dengan pelatih timnas U-19, Indra Sjafri. "Seandainya  coach Indra butuh pemain untuk timnas u19 kita ada databasenya , membantu beliau menjaring timnas yg hebat berikutnya ," bebernya.

Untuk talent scouting Hendriyana mengatakan berasal dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Tim talent scouting ini menurutnya sudah teruji menemukan banyak pemain. "Dari UNJ. Jadi mereka berpengalaman mencari pemain seperti Evan Dimas, Paulo, Fiwi dan lain-lain. Mudah-mudahan lewat tim ini kita menemukan yang baru.
Basis kita bukan suka atau tidak suka tapi berdasarkan data. Tidak ada titip menitip dan lain sebagainya," bebernya.

"Peserta di Medan ada 296. Kita batasi karena targetnya satu hari selesai. Jadi targetnya 300 saja. Mungkin daerah lain 200. Mereka berasal dari SSB-SSB dan klub yang merekomendasikan pemain terbaiknya," ucapnya.

Ada beberapa tahap seleksi yang digelar sejak pagi hari itu. "Tahap awal mulai dari skill seperti jugling, ketahanan tubuh endurance, speed, vo2 max kemudian mereka yang punya nilai tertinggi lolos dari tahap pertama. Lalu dites lagi di 7 lawan 7, lima lawan lima dan 11 lawan 11," katanya

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow