Persib B Akui Kekalahan dari PSMS, Namun Tetap Kritik Wasit
Persib B Akui Kekalahan dari PSMS, Namun Tetap Kritik Wasit
Dia menyebut PSMS Medan bermain lebih baik dari timnya. Liestiadi pun mengucapkan selamat.
“Congrats, selamat kemenangan tiga poin atas tim saya. Untuk permainan sebenarnya babak pertama kita sama. Cuma PSMS bisa memanfaatkan go pertama terus terang karena kesalahan antisipasi kiper kita,†ujarnya usai laga.
Pun demikian, mengkritisi beberapa hal yang terjadi di lapangan, terutama gol kedua yang dicetak Legimin Raharjo lewat titik penalti menit ke-51.
“Kemudian yang membuat kita down adalah gol kedua, kalau pandangan saya gol kedua bukan penalti itu adalah indirect freekick karena pemain saya salto mengambil bola. Itu seharusnya tendangan tidak langsung, tidak penalti. Itu wajib dipertanyakan,†jelasnya.
Mantan pelatih PSMS musim musim 2009/2010 ini mengataka kritiknya itu bukan karena timnya kalah.
“Memang PSMS terus terang kita akui secara fair lebih baik dari tim saya. Pemain saya mayoritas kelahiran 1996-1998 dengan gol kedua mereka down. Gol ketiga karena ragu kiper saya. Secara overall PSMS lebih bagus. Semoga ke depan PSMS dan Bandung United bisa meraih hasi lebih baik lagi,†ungkapnya.
Soal kerasnya jalannya pertandingan, Liestiadipun tak ingin sepenuhnya menyalahkan wasit. Meski beberapa pemainnya harus keluar lapangan karena cedera. Dia memahami main di PSMS keras apaagi dengan atmosfer di Stadion Teladan.
“Saya tidak masalah. Tapi namanya wasit harusnya objektif. Ada beberapa yang menjurus kasar harusnya kartu. Jangan pemain kita senggol sedikit pemain PSMS langsung peluit. Saya tidak mengkambinghitamkan kekalahan saya ke wasit, saya mau fairpay, rule of the game itu terapkan. Kesimpuan saya PSMS bermain lebih bagus,†pungkasnya
What's Your Reaction?