Dispora Sumut Tegaskan Stadion Pancing Gratis untuk Sepak Bola, Stadion Utama Tak Boleh Sembarangan Digunakan

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Utara (Sumut), M. Mahfullah Pratama Daulay, menegaskan Pemerintah Provinsi Sumut memiliki sejumlah aset olahraga, di antaranya kawasan olahraga Pancing dan Stadion Utama

Aug 29, 2026 - 11:53
Aug 29, 2026 - 11:53
 0
Dispora Sumut Tegaskan Stadion Pancing Gratis untuk Sepak Bola, Stadion Utama Tak Boleh Sembarangan Digunakan
Stadion Mini Pancing

BOLAHITA.ID, MEDAN - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Utara (Sumut), M. Mahfullah Pratama Daulay, menegaskan Pemerintah Provinsi Sumut memiliki sejumlah aset olahraga, di antaranya kawasan olahraga Pancing dan Stadion Utama.

Untuk Stadion Pancing, Mahfullah memastikan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara gratis untuk berbagai kegiatan sepak bola. Kebijakan itu menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan kegiatan dan perkembangan olahraga sepak bola di Sumut.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

“Stadion Pancing itu kita berikan gratis untuk event-event sepak bola,” ujar Mahfullah.

Sementara itu, Mahfullah menyebut Stadion Utama memiliki fungsi dan standar yang berbeda sehingga penggunaannya perlu diatur secara lebih selektif. Menurutnya, stadion tersebut idealnya digunakan untuk pertandingan sepak bola dengan level serta standar yang tinggi.

Ia pun tidak menyarankan Stadion Utama terlalu sering digunakan untuk pertandingan lokal maupun sekadar laga kandang rutin sebuah klub. Menurutnya, hal tersebut berkaitan dengan upaya menjaga kualitas, nilai, serta daya tarik komersial stadion.

“Stadion Utama itu harus kita pahami fungsinya. Jangan sampai digunakan untuk pertandingan lokal atau sekadar kandang, karena kita harus menjaga marwah dan nilai komersial stadion itu,” katanya.

Mahfullah menekankan pentingnya pengelolaan stadion secara profesional. Pengaturan jadwal dan intensitas penggunaan harus dilakukan dengan baik agar kondisi fasilitas tetap terjaga dan tidak menimbulkan beban pemeliharaan yang terlalu besar bagi pemerintah.

“Manajemennya harus bagus. Kalau tidak dikelola dengan baik, nanti stadion rusak, kebersihannya tidak terjaga. Itu yang harus kita hindari,” ujarnya.

Namun, kebijakan tersebut juga menjadi tantangan tersendiri bagi klub-klub lokal, termasuk PSMS Medan, yang membutuhkan stadion sebagai markas untuk menjalani pertandingan kompetisi.

Kondisi ini membuat pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas olahraga milik pemerintah perlu menemukan keseimbangan antara menjaga kualitas aset dan mendukung keberlangsungan sepak bola profesional di Sumatera Utara.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow