Tanpa Dedik dan Bagas, Arema Tim Kuat
Tanpa Dedik dan Bagas, Arema Tim Kuat
Dua pemain muda yang baru bersinar itu mendapat panggilan dari Timnas Indonesia. Dedik dan Bagas Adi masuk skuad proyeksi Piala AFF 2018 yang sedianya dimulai pada 9 November mendatang.
Absennya Bagas mungkin tak terlalu berpengaruh pada kekuatan sektor belakang. Apalagi dua posisi bek tengah lebih sering dipercayakan pada Arthur Cunha dan Hamka Hamzah. Ada pula Purwaka Yudhi yang jadi pilihan ketiga, andai salah satu dari Arthur atau Hamka absen.
Namun kehilangan Dedik cukup berat bagi Arema. Dalam setiap partai, Dedik selalu mendapat tempat di sektor depan. Penyerang 24 tahun ini sudah mencetak sembilan gol. Kondisi ini di atas kertas cukup menguntungkan bagi PSIS Semarang.
Terkait hal itu, Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra punya pandangan berbeda. Dia menilai Arema bukanlah tim yang bergantung pada satu atau dua pemain. Meski Dedik absen, masih ada sederet gelandang maupun penyerang lain yang punya naluri gol tinggi.
“Arema FC tetap saja tim bagus meski tidak ada Dedik. Kita tidak bisa menganggap hal itu menjadi sebuah keuntungan. Itu biar menjadi urusan tim lawan,†terang Jafri, Rabu (31/10/2018).
Jafri lebih fokus pada timnya. Dia mengaku bersyukur beberapa pemain yang sempat absen kembali bergabung. Mulai Haudi Abdillah, Fauzan Fajri dan Akbar Riansyah. Kehadiran ketiganya memberi banyak opsi untuk sektor belakang.
“Setelah dari Tenggarong, kita langsung persiapkan tim. Aspek mental dan taktikal menjadi menu utama. Waktu yang ada akan kami manfaatkan untuk memaksimalkan anak-anak,†tuturnya.
What's Your Reaction?