Bantai Persiraja 5-0, Ini Kata Pelatih PSMS Medan dan Siverio
PSMS Medan membuat Persiraja Banda Aceh tak berdaya di pekan kesembilan Championship 2026/2026 yang berlangsung di Stadion Utama Sumut, Sabtu (7/11) malam.
BOLAHITA.ID, DELISERDANG - PSMS Medan membuat Persiraja Banda Aceh tak berdaya di pekan kesembilan Championship 2026/2026 yang berlangsung di Stadion Utama Sumut, Sabtu (7/11) malam.
PSMS Medan berhasil menang telak, 5-0 dari tamunya Persiraja Banda Aceh. Bomber Ayam Kinantan, Javier Siverio menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Laskar Rencong. Penyerang asal Spanyol tersebut mencetak empat gol sekaligus atau quattrick, sementara satu gol lainnya disumbangkan Raihan Utama.
Persiraja yang bermain dengan 10 orang memang lebih banyak tertekan. Namun, tim tamu tetap menunjukkan perlawanan. Beberapa kali mereka mampu membangun serangan dan menciptakan peluang yang memaksa barisan pertahanan PSMS bekerja keras.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Usai pertandingan, pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang mampu menjaga konsentrasi sejak awal hingga peluit panjang dibunyikan.
"Kami apresiasi perjuangan pemain sampai peluit panjang dibunyikan wasit. Semua pemain fokus dari awal sampai akhir. Alhamdulillah, tidak kemasukan. Terima kasih untuk semua pemain yang perjuangannya sangat luar biasa malam ini," kata Eko.
Mantan pelatih PSIS Semarang tersebut mengakui timnya sempat mengalami kesulitan membongkar pertahanan Persiraja yang menerapkan strategi bertahan dengan blok rendah atau low block.
Menurutnya, para pemain sempat terlalu terburu-buru ingin mencetak gol sehingga sejumlah peluang tidak dapat dimaksimalkan.
"Tadi memang kita beberapa kali tidak bisa menciptakan peluang. Pemain kurang sabar, tapi lawan main low block. Dengan kesabaran pemain memainkan bola, alhamdulillah kita bisa memenangkan pertandingan," ujarnya.
Lihat postingan ini di Instagram
Eko juga menilai kemenangan tanpa kebobolan menjadi modal penting bagi PSMS untuk menjaga konsistensi dalam persaingan kompetisi musim ini.
Sementara itu, Javier Siverio tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya setelah mencetak empat gol dalam pertandingan sarat gengsi tersebut.
Penyerang asal Spanyol itu mengakui pertandingan awalnya berjalan lebih sulit daripada yang diperkirakan. Namun, perjuangan seluruh pemain membuat PSMS mampu mengendalikan pertandingan, terlebih setelah Persiraja kehilangan satu pemain akibat kartu merah.
"Pertandingan dimulai sedikit lebih sulit dari yang kami perkirakan. Namun, kami bertarung dan bertahan. Mereka mulai sedikit lebih agresif, lalu kami juga tampil menyerang dan mencetak gol. Mereka kemudian mendapatkan kartu merah," kata Siverio.
Dia juga menilai capaiannya tersebut tidak terlepas dari andil pemain PSMS lainnya.
"Saya pikir ketika mereka bermain dengan 10 pemain di kandang kami, kami menciptakan banyak peluang dan mencetak gol."
Siverio juga menyinggung persaingan di Championship yang menurutnya tetap kompetitif. Ia menyebut pengalaman bermain di kompetisi sebelumnya tidak serta-merta membuat perjalanan musim ini menjadi mudah.
Lihat postingan ini di Instagram
"Kompetisi ini juga sulit. Namun, ini saatnya kami terus maju," tuturnya.
Mengenai empat gol yang dicetaknya, Siverio justru menolak menganggap pencapaian tersebut sebagai keberhasilan pribadi semata.
Ia menegaskan kontribusi rekan-rekannya, mulai dari pemain sayap, gelandang serang hingga seluruh pemain yang terlibat dalam proses membangun serangan, menjadi faktor penting di balik ketajamannya.
"Saya sangat senang bisa mencetak gol, tetapi itu terjadi karena kami semua bermain sangat bagus. Sebagai striker, saya mendapatkan banyak peluang karena teman-teman, pemain sayap, gelandang serang dan kerja keras semua pemain," ungkapnya.
Kemenangan 5-0 atas Persiraja bukan sekadar tambahan tiga poin bagi PSMS. Hasil ini juga menjadi pernyataan kuat Ayam Kinantan di hadapan rival abadinya sekaligus menjaga kepercayaan diri tim dalam perburuan target promosi ke Liga 1. Apa lagi dengan kemenangan itu, PSMS sementara berada di puncak klasemen Grup A dengan 20 poin.
What's Your Reaction?