Dampak Virus Corona, Liga Indonesia Terancam Dihentikan
Dampak Virus Corona, Liga Indonesia Terancam Dihentikan
BOLAHITA, MEDAN - PSSI akhirnya mengeluarkan surat penting di tengah-tengah merebaknya Virus Corona. Ada enam poin penting yang tertulis dalam surat tersebut.
Pertama : PSSI menetapkan bahwa bulan Maret, April, Mei dan Juni 2020 adalah status keadaan tertentu darurat bencana terkait penyebaran Covid-19 di Indonesia, maka status ini disebut Keadaan Kahar (forje majeur).
Kedua : Berdasarkan ayat pertama, maka klub peserta Liga 1 dan Liga 2 dapat melakukan perubahan kontrak kerja yang telah ditandatangani/disepakati antara klub dan pemain, pelatih dan official atas kewajiban pembayaran gaji di bulan Maret, April, Mei, Juni 2020 yang akan dibayarkan maksimal 25 persen dari kewajiban yang tertera di dalam kontrak kerja.
Ketiga : Menunda gelaran Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sampai dengan tanggal 29 Mei 2020.
Keempat : Apabila status keadaan tertentu darurat bencana tidak diperpanjang oleh pemerintah RI, maka PSSI mengintruksikan PT LIB untuk dapat melanjutkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 terhitung setelah tanggal 1 Juli 2020.
Kelima : Apabila pemerintah RI memperpanjang status keadaan tertentu darurat bencana setelah tanggal 29 Mei 2020 dan atau PSSI memandang situasi belum cukup ideal untukmelanjutkan kompetisi, maka kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 dihentikan.
Keenam : Hal-hal terkait teknis termasuk namun tidak terbatas pada penjadwalan, sistem dan format kompetisi, kewajiban klub terhadap pihak ketiga, sistem promosi dan degradasi, akan diatur kemudian dalam surat keputusan terpisah.
"Ya nanti akan kami rapatkan dahulu terkait surat dari PSSI ini," jawab Julius Raja sekretaris klub PSMS.
What's Your Reaction?