KONI Medan Target Dominasi Medali di Porwil
KONI Medan Target Dominasi Medali di Porwil
Plt Ketua Umum KONI Medan, Drs Edy H Sibarani kepada wartawan mengatakan, pihaknya mengundang ketua umum atau pun sekretaris, dan pelatih 11 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan pada Porwil Sumut 2014. Ke-11 pengurus cabor tersebut yakni PASI (atletik), PABBSI (angkat berat, besi dan binaraga), Forki (karate), Pertina (tinju), PTMSI (tenis meja), PGSI (gulat), PBVSI (bola voli), IPSI (pencaksilat), Percasi (catur), PBSI (bulutangkis), dan PSSI (sepakbola).
Edy meminta pengcab untuk serius mempersiapkan atletnya. "Mulai sekarang saya minta agar Pengcab mendata atletnya yang potensial. Dengan persiapan yang bagus saya kira target untuk meraih juara umum dan meloloskan atlet sebanyak-banyaknya pada Porprov 2014 akan bisa tercapai," katanya.
Untuk memotivasi atlet, KONI Medan juga akan mengadakan pertemuan khusus dengan atlet dari masing-masing Pengcab secara bergiliran. "Kami ingin menyentuh langsung atlet supaya mempunyai spirit dan rasa jengah untuk membela daerah dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming bonus daerah lain. Untuk memotivasi atlet kami juga tentu akan memberikan penghargaan yang memadai kepada atlet yang berprestasi," katanya.
Wakil Sekretaris KONI Medan, Ahmad Haswin Nasution menambahkan, untuk mematangkan persiapan para atlet Porwil KONI Medan, pihaknya akan segera menggelar event atau kegiatan yang bertajuk Piala Walikota Cup. "Semua cabang yang bernaung dibawah KONI Medan wajib menggelar Piala Walikota," katanya.
Menurutnya Piala Walikota ini sangat penting untuk memantau atlet-atlet masing cabang, disamping juga untuk mengetahui kesiapan dari dari masing-masing Pengcab dalam menghadapi Porwil 2014. "Untuk melancarkan agenda ini KONI Medan akan menggelontor dana kepada masing-masing Pengcab," ujarnya.
Sementara Kabid Binpres KONI Medan, Bambang Riyanto secara teknis menjelaskan, persiapan awal yang akan dilakukan adalah menggelar Pemusatan Latihan Cabang Olahraga (Puslatcabor) berjalan. Pelaksanaan Puslatcabor ini kata dia akan dimulai awal Maret mendatang hingga mendekati pelaksanaan Porwil, yakni bulan Mei dan Juni.
Dalam Puslatcabor atau TC berjalan ini masing-masing Pengcab diminta untuk melakukan seleksi untuk pembentukan team dan pelatih secara difinitif. "Untuk menciptakan suasana yang kompetitif di antara atlet akan diperlakukan sistim promosi dan degradasi. Ini untuk memacu semangat atlet untuk berkompetisi secara sehat, sehingga persaingan untuk menjadi yang terbaik terbuka diantara para atlet," katanya. Untuk melakukan mengawasi pelaksanaan TC berjalan ini pihaknya juga akan menyiapkan tim Monitoring dan evaluasi
What's Your Reaction?