Enam Tim Ambil Bagian di Turnamen Mantan Keluarga PSMS Piala Wali Kota Medan
PSMS Sibayak, PSMS Sinabung, PSDS, PS USU United, PS Bank Sumut, dan Old Star FC Stabat bersaing dalam turnamen yang didukung KONI Medan dan Pemerintah Kota Medan.
BOLAHITA.ID, MEDAN - Enam tim ambil bagian di Turnamen Mantan Keluarga PSMS Piala Wali Kota Medan yang digelar 29-30 Agustus 2026.
PSMS Sibayak, PSMS Sinabung, PSDS, PS USU United, PS Bank Sumut, dan Old Star FC Stabat bersaing dalam turnamen yang didukung KONI Medan dan Pemerintah Kota Medan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan Sofyan mewakili Wali Kota Medan Rico Waas saat membuka turnamen mengatakan, turnamen ini menjadi ajang silaturahmi para mantan pemain. Membangkitkan nostalgia terutama bagi para mantan pemain PSMS.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
"Turnamen ini terlaksana sehingga kita bisa berkumpul dan menikmati sepak bola old crack ini bersama-sama. Pertandingan ini tidak hanya jadi ajang uji kemampuan tapi juga tempat menjalin persaudaraan serta kecintaan kita dengan sepak bola," kata Sofyan.
Ketua KONI Medan Aswindy Fachrizal didampingi Sekum Helti Susilo mengatakan, kegiatan ini merupakan program Mantan PSMS yang mendapat support dari pemerintah Kota Medan.
"Bagian dari support pemerintah Kota Medan melalui KONI Medan. Kita berharap even All Star ini bisa meningkatkan silaturahmi dan prestasi. Sewaktu pelantikan Mantan PSMS, Pak Wali juga sudah menyampaikan harapannya. Tahun depan kita coba sisihkan anggaran untuk U-15 agar bisa meningkatkan prestasi sepak bola Medan untuk bisa mengembalikan lagi kejayaan PSMS," kata Aswindy.
Sementara Anggota DPRD Medan Iswanda Ramli selaku Pembina Mantan PSMS mengatakan digelarnya turnamen di Kebun Bunga Medan membangkitkan lagi gelora dan nostalgia para mantan pemain. Terutama yang pernah memberikan kejayaan di era Perserikatan dulu.
"Kebun Bunga ini adalah marwah yang kita tahu punya sejarah yang panjang untuk sepak bola Medan. Terutama sejarah untuk PSMS. Dari zaman Pak Sukarni, Pak Abdillah, Pak Eldin, Rahudman dan sebagainya. Siapapun wali kotanya tetap mendukung penuh sepak bola kota Medan, termasuk Pak Rico Waas sudah memberikan pandangan tentangan sepak bola. Bagaimana sepak bola ini maju," katanya.
Eksisnya para mantan ini menurutnya bagian dari upaya menghidupkan lagi semangat. "Old crack ini yang mengingatkan kita kembali, dulu-dulu mereka inilah yang membuat sejarah sepak bola Medan berjaya. Mudah-mudahan dengan ini Disp Kota Medan, KONI Medan bersama para mantan bisa bahu membahu bersama membangkitkan olahraga sepak bola ini," ucapnya.
Lihat postingan ini di Instagram
"Dulu kita punya pemain berkualitas dari Medan. Tapi kita lihat hari ini SSB banyak yang mandek kegiatannya. Saya memberikan saran kepada PSSI Sumut supaya kegiatan-kegiatan usia dini seperti U-10, U-12 ini bisa digairahkan lagi," bebernya.
Mantan Ketum PSSI Djohar Arifin Husein mengatakan, mantan PSMS menjadi salah satu yang paling aktif untuk berkumpul. Dia berharap wadah ini bisa selalu mengeratkan. "Mantan PSMS ini salah satu yang paling aktif berkumpul dan menggelar even. Kita harapkan semua sehat dan terus berkumpul dan bermain bola bareng, tapi jangan dipaksakan kalau tidak kuat karena usia," ucapnya.
Sementara Ketua Panitia Turnamen Iwan Karokaro mengatakan turnamen ini menjadi ajang silaturahmi bagi para mantan pemain. Dia meminta pemain bisa mengutamakan kesehatan dan keselamatan saat bertanding.
Turnamen dibuka dengan laga PSMS Sinabung kontra PSL Stabat. PSMS Sinabung diperkuat para mantan pemain seperti Sugiar, Sunardi A, Erwin, Nasib Rayadi dan lainnya. Hasilnya PSMS Sinabung menang 2-1. Sementara di laga berikutnya Bank Sumut menumbangkan PSL Langkat 7-0. Sementara PSMS Sinabung bermain imbang 2-2 Bank Sumut.
What's Your Reaction?