Rumput Lapangan Stadion Teladan Kena Serang Hama

PSMS Medan nyaris saja tak bisa ber homebase di Stadion Utama untuk Championship 2026/2027

Aug 30, 2026 - 15:36
Aug 30, 2026 - 15:37
 0
Rumput Lapangan Stadion Teladan Kena Serang Hama
Stadion Utama Sumatera Utara

BOLAHITA.ID, MEDAN - PSMS Medan nyaris saja tak bisa ber homebase di Stadion Utama untuk Championship 2026/2027. Itu karena rumput lapangan ternyata terkena hama.

Namun, kendala itu akhirnya dipastikan bisa diatasi jelang bergulirnya pertandingan pertama tim berjuluk Ayam Kinantan di bulan September ini. 

Kabar diserang hamanya rumput lapangan Stadion Utama disampaikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Utara. Mereka juga sekaligus mengonfirmasi stadion megah di Sumut itu sudah bisa dipakai PSMS Medan musim ini. 

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

"Alhamdulillah kita sudah menguasai ya tentang rumput itu (Stadion), jadi pemerintah apabila diberikan stadion dengan standar seperti itu, kepala dinas wajib menguasai manajemen pengelolaan rumput," ujar Mahfullah Pratama Daulay, Kepala Dispora Sumut. 

"Jadi yang paling diwaspadai itu hama. Tiga minggu lalu kita terserang, tiba-tiba kuning rumputnya. Pada kita lihat pakai pembesar, habis dia daunnya," ucapnya. Setelah pemeriksaan sampel menunjukkan akar rumput masih dapat tumbuh sehingga rumput tersebut masih bisa tumbuh kembali.

"Rumput itu daunnya manis sekali. Itu kita kemarin ada terserang hama, tapi berhasil kita antisipasi. Itu kalau kita lihat jutaan (hama), karena kita ambil sedikit saja (sampel), jumlahnya cukup banyak. Tapi kita lihat sampelnya akarnya masih optimal semua, jadi masih bisa hidup," tuturnya.

Setelahnya, pria yang akrab disapa Ipunk itu mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan agar rumput bisa kembali optimal seperti semula.

"Dalam penanganannya ada yang dipersiapkan optimal menjelang akan digunakan perhelatan akbar, ada juga yang sifatnya rutinitas. Kalau yang rutinitas, tiga hari sekali dipotong, air yang cukup, pupuk tiga minggu atau sebulan sekali," ujarnya.

Ipunk mengatakan skala perawatan pun akan terus dimaksimalkan tiga pekan sebelum SUSU digunakan PSMS Medan nantinya.

"Tapi untuk Liga 2 (Championship) kita akan optimalkan minimal di 20 hari kebelakangan ini. Kita akan lakukan pemangkasan, pemupukan optimal, kemudian penyemprotan kita tambah skalanya yang semula dua kali menjadi tiga kali," ucapnya.

Seperti yang diketahui, PSMS Medan akan bermain di SUSU pada 20 September 2026 mendatang menghadapi Persiku Kudus. Laga ini menjadi pertandingan kandang pertama PSMS musim ini. Dispora Sumut pun memastikan kualitas rumput akan maksimal di laga tersebut.

"Harus waspada untuk penanganannya. Kalau untuk Liga 2 PSMS kan main tanggal 20, kita mudah-mudahan siap untuk itu, karena pada prinsipnya kita sudah manajemennya yang bagus untuk Stadion Utama," tutur Ipunk.

Ipunk pun berharap pemerintah kabupaten dan kota yang memiliki stadion dengan standar yang sama agar bisa menjaga kualitasnya.

"Saya berharap teman-teman kita yang juga punya stadion sama seperti itu, kalau manajemennya tidak bagus, sayang stadionnya akan rusak," katanya. 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow